Scroll untuk membaca artikel
Eko Faizin
Selasa, 05 Oktober 2021 | 16:57 WIB
Sujiwo Tejo - (Instagram/@president_jancukers)

Lebih lanjut, Sujiwo pun mengulas sedikit soal satir Risma marah kepada atasan. Menurutnya bawahan marahi atasan itu ada logikanya.

Sebab, ujar dia, atasan itu juga seorang manusia, yang suatu saat ada salahnya. Makanya logis bawahan marahi atasan.

“Bawahan memarahi atasan bahkan di depan umum itu ada logikanya, Cuuuk,” tulis Sujiwo Tejo dalam cuitannya.

Presiden Jancuckers itu lalu mencontohkan beberapa kyai kenalannya di daerah Jawa, santai saja saat dimarahi santrinya di depan umum.

“Kyai2 itu.. di Tulungagung, Jombang, Magelang dll membiarkan dirinya dikritik/dimarahi/dilok2no santrinya di depan umum agar sbg kyai dia terus-menerus belajar ..bhkan tak sedikit kenalanku kyai2 itu menghidupi keluarga si juru marah/maido/Lambe turah itu,” terang Sujiwo Tejo.

Sedangkan dalam kisah pewayahan dan sejarah pun ada juga tokoh elite yang dimarahi bawahannya.

Misalnya kejadian raja terakhir Majapahit, Prabu Brawijaya V yang kerap dimarahi pembantunya, Sabdo Palon Noyo Genggong.

Load More