SuaraRiau.id - Lima oknum polisi diamankan Polda Kepulauan Riau (Kepri) terkait kasus pemalsuan surat PCR di Bandara Raden Sadjad, Natuna pada 31 Agustus 2021 lalu.
Terbongkarnya kasus dokumen PCR palsu itu berawal dari kejanggalan petugas KKP Bandara Raden Sadjad.
Petugas bandara yang melakukan pengecekan, menjumpai 7 calon penumpang yang terdiri dari 5 anggota Polres Natuna dan 2 warga sipil tersebut mengantongi surat PCR palsu.
Surat swab PCR-nya tidak sesuai dengan yang diterbitkan oleh RSUD Natuna.
Lima anggota polisi dan dua warga sipil akhirnya diamankan ke POM Lanud Raden Sadjad Natuna.
Diketahui, surat PCR palsu tersebut digunakan untuk berangkat ke Kota Batam menggunakan pesawat Wings Air sebelumnya.
Dari kejadian itu, mereka dibawa ke Polres Natuna untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut saat itu.
Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Harry Goldenhart mengatakan, bahwa kasus tersebut sudah ditangani oleh pihaknya kini.
“Sudah ditindaklanjuti sesuai dengan aturan yang diterapkan kepolisian,” terang Harry kepada Batamnews.co.id--jaringan Suara.com, Jumat (17/9/2021).
Belum dijelaskan sanksi yang diterima kelima oknum polisi yang terlibat pemalsuan surat PCR tersebut.
Berita Terkait
-
11 Warga Bandung Terciduk Gunakan Surat Hasil Tes PCR Palsu di Belitung
-
Tersangka Pembuat Surat Keterangan PCR Palsu Ditangkap di Kamar Kos
-
Periksa Akun Palsu Sahabat Alim, Oknum Polisi Lempar SIM Pengendara
-
Oknum Polisi Pemalak Sopir Truk di Bandung Berinisial Aiptu B
-
Oknum Polisi Diduga Palak Sopir Truk, Netizen: Itu Preman Berseragam!
Terpopuler
- Cara Menghilangkan Iklan yang Tiba-Tiba Muncul di Layar HP Android Tanpa Aplikasi Tambahan
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- 4 Moisturizer Skintific untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Wajah Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Koleksi 18 Poin, PSPS Pekanbaru Puncaki Klasemen Sementara Grup A
-
Heboh 247 Kepsek di Inhu Dilantik Belum Dapat SK, Ini Kata Dewan Pendidikan
-
Puluhan Jemaat Gereja di Indragiri Hulu Diduga Keracunan Makanan
-
Kasus Dugaan Pemerkosaan Mahasiswi di Riau, Keluarga Korban Tolak Damai
-
Antrean Solar Mengular, Polisi Temukan Gudang Penimbunan BBM di Pekanbaru