SuaraRiau.id - Seni mural belakangan menjadi perhatian banyak kalangan usai keberadaannya viral lantaran pesan yang disampaikan dinilai mengkritik pemerintahan Presiden Jokowi.
Gara-gara itu, mural kritik yang terjadi di berbagai daerah di Indonesia dihapus aparat. Bahkan pembuatnya sempat diburu polisi.
Berbagai macam mural dibuat untuk menyampaikan aspirasi, meski banyak kalangan yang tak setuju dengan tindakan tersebut. Sampai ada yang menyatakan dihubungkan dengan politik oposisi.
Salah satu mural yang menjadi perhatian adalah mural bergambar wajah diduga Presiden Jokowi dengan mata tertutup bertuliskan 404: Not Found.
Terbaru, Divisi Hubungan Masyarakat (Humas) Polri dikabarkan bakal menggelar festival lomba mural memperebutkan hadiah berupa piala Kapolri.
Kabar lomba mural piala Kapolri tersebut Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono. Kendati wacana lomba tersebut akan diadakan, untuk waktu pelaksanaannya masih dalam pembahasan lebih lanjut.
“Iya (benar), tapi masalah waktu masih dirapatkan,” kata Rusdi pada Kamis (16/9/2021) seperti dikutip dari Terkini.id--jaringan Suara.com.
Sementara itu, sejumlah warganet yang mengomentari wacana lomba mural piala Kapolri.
“Hati-hati ya yg mau ikut, bisa saja itu cara utk mengumpulkan informasi dan data siapa,” aja yg kemaren membuat mural di seluruh Infonesia,” tulis netizen.
Ada pula yang menyebut bahwa penggelaran tersebut merupakan cuci tangan pihak kepolisian.
“Cuci tangan, hehehe,” ucap akun lain.
Jokowi soal mural kritik
Sementara itu di sisi lain, sebelumnya Presiden Jokowi mengatakan bahwa pihaknya sudah menegur Kapolri terkait tindakan reaktif aparat terhadap pelaku mural berisi kritik ke pemerintah.
Jokowi menyampaikan hal tersebut dalam sebuah kesempatan pertemuan dengan sejumlah pemimpin redaksi media di Istana Kepresidenan pada Rabu 15 September 2021 lalu
“Saya sudah tegur Kapolri soal ini,” ujar Jokowi kala itu.
Berita Terkait
-
Kapolri Ditegur Jokowi karena Berlebihan ke Mahasiswa UNS, Pengamat: Siap Reshuffle
-
Presiden Jokowi Pastikan Jika Covid-19 Tidak Turun, Ekonomi Tak Akan Naik
-
Saat Seni Mural Diawasi, Warga Palembang Jadikan Mural Wisata Swafoto
-
Anis Matta : Mural Itu Karya Seni, Pemerintah Tak Perlu Paranoid
-
Lomba Mural Dibungkam Direspons Aparat, Gejayan Memanggil: Kami Tetap Berjuang bagi Rakyat
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- 7 Sneakers Lokal dengan Rating Bintang 5 di Shopee yang Nyaman dan Modis
Pilihan
-
Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
Terkini
-
Kasus Suap Suhardiman Amby, KPK Ungkap Peluang Periksa Menhut Raja Juli
-
Oknum PNS di Siak Ditangkap, Diduga Setubuhi Anak 11 Tahun Berkali-kali
-
Anggota Polda Riau Diminta Hati-hati Bermedsos, Hindari Unggahan Pemicu Polemik
-
Tokoh Pendiri Pekanbaru Diusulkan Jadi Nama Gerbang Tol Dalam Kota
-
Perluas Penghijauan di Tujuh Wilayah, PNM Tanam 5.850 Bibit Pohon Endemik