Scroll untuk membaca artikel
Eko Faizin
Selasa, 14 September 2021 | 09:02 WIB
harga karet. [Shutterstock]

SuaraRiau.id - Karet termasuk salah satu komoditas andalan di Riau, selain kelapa sawit. Harga karet rakyat atau bokar di Riau terpantau fluktuatif.

Untuk harga bokar di tingkat petani karet tidak mengalami perubahan.

“Untuk harga bokar di tingkat petani atau KUB sebesar Rp 11.200 per kilogram atau tidak mengalami penurunan dan kenaikan harga dari harga minggu. Artinya harganya masih sama,” tutur Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Riau Zul Fadli melalui Kabid Pemasaran dan Pengolahan Defris, Senin (13/9/2021).

Sementara, harga bokar di tingkat petani atau KUB Rokan Hulu Rp 10.691 per kilogram. Kondisi ini mengalami penurunan harga sebesar Rp 226 per kilogram dari minggu sebelumnya.

Untuk harga bokar di tingkat petani atau KUB di Rokan Hilir sebesar Rp 11.700 per kilogram. Harga ini terpantau mengalami penurunan dari minggu lalu sebesar Rp 100 per kilogram

“Sedangkan untuk tingkat APKARKUSI di Kuansing harga Bokar Rp12.421 per kilogram. iya turun, dari minggu lalu sebesar Rp38 per kilogram,” sebut Defris.

Sedangkan untuk tingkat UPPB Indragiri Hulu sebesar Rp 10.700 per kilogram, atau turun dari minggu lalu sebesar Rp 100 per kilogram

Selanjutnya, untuk harga bokar di tingkat pabrik (GAPKINDO) KKK 100% untuk minggu ini sebesar Rp 20.000 mengalami penurunan harga dari minggu lalu sebesar Rp 2.200 per kilogram.

“Kami dari Dinas Perkebunan Provinsi Riau selalu berupaya dan mendorong mutu karet petani Riau terus meningkat melalui upaya memperkuat Kelembagaan Petani Karet untuk bergabung dalam UPPB, sehingga mutu hasil karet rakyat menjadi bersih dan harga ditingkat petani menjadi meningkat,” tuturnya.

Harga pinang kering turun tipis
Sementara untuk harga pinang kering mengalami penurunan tipis. Harga pinang kering berada pada level Rp 16.540 per kilogram.

Load More