SuaraRiau.id - Seorang pejabat di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) belakangan ini menjadi sorotan pemberitaan nasional. Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), ia mempunyai kekayaan Rp 1,8 triliun.
Pegawai bernama Umzakirman merupakan seorang Kepala Bagian Kesejahteraan (Kabag Kesra) di Sekretariat Daerah Rohul, Riau.
Dengan harta kekayaan mencapai Rp 1,8 triliun, Umzakirman menjadi orang pejabat paling kaya no 6 di Indonesia.
Bahkan, kekayaannya sebagai pejabat negara mengalahkan Presiden Jokowi, berdasarkan LHKPN yang disampaikan 13 Maret 2021, hanya sebesar Rp 63,6 miliar.
Umzakirman akhirnya buka suara menanggapi harta kekayaan yang fantastis tersebut. Menurutnya harta kekayaan yang dimilikinya tersebut merupakan kesalahan dalam penginputan data.
Tidak hanya itu, Umzakirman juga mengatakan hal tersebut sudah diklarifikasi dengan inspektorat Kabupaten Rohul.
"Saya sudah klarifikasi perihal kesalahan penginputan data tersebut ke inspektorat Rohul dan telah dilaporkan ke perwakilan KPK wilayah Riau," kata Umzakirman dikutip dari Riauonline.co.id--jaringan Suara.com, Jumat (10/9/2021).
Diketahui, berdasarkan LHKPN di situs Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Umzakirman masuk 10 pejabat negara paling tajir di Tanah Air. Dia tercatat memiliki harta Rp 1,8 triliun.
Seluruh hartanya itu tertulis berasal dari benda bergerak dan tidak bergerak yang diperoleh dari keringatnya sendiri. Tidak hanya itu, ia juga tak memiliki kas, harta lainnya, serta utang.
Dari jumlah itu, total harta kekayaannya Rp 1.801.292.007.675. Lalu dia kembali melaporkan hartanya tahun 2020 pada 1 Februari 2021.
Dalam laporan terbarunya itu, ada penambahan harta kekayaan sebesar Rp 235 juta dari harta yang dilaporkan sebelumnya.
Dalam LHKPN terbaru, Umzakirman memiliki 5 tanah dan bangunan senilai Rp 1,8 triliun. Nilai tanah dan bangunan dalam LHKPN terbaru ini memang tak ada yang berbeda dengan laporan sebelumnya.
Sebelumnya, KPK memeriksa sebanyak 1.665 LHKP sejak 2018 sampai 2020. Pemeriksaan terhadap ribuan laporan harta kekayaan tersebut, untuk menguji transparansi dan akuntabilitas para penyelenggara negara.
Kabar buruknya, dari ribuan laporan harta pejabat negara tersebut, 95 persen di antaranya dinyatakan tidak akurat.
Deputi Bidang Pencegahan dan Monitoring KPK, Pahala Nainggolan mengungkap bahwa banyak pejabat negara yang diduga menyembunyikan atau tidak sesuai melaporkan harta kekayaannya.
Berita Terkait
-
Umzakirman Beberkan Fakta di Balik Kekayaannya yang Fantastis Rp 1,8 Triliun
-
Daftar Pejabat Terkaya se-Indonesia Versi LHKPN, Ada Kepala Sekolah hingga Camat
-
MA Tolak Gugatan Uji Materil TWK KPK, Penggugat Tunggu Sikap Presiden Jokowi
-
Isu Reshuffle Kabinet Jokowi, Dua Menteri Ini Disebut Sulit Diganti
-
Kekayaan Jokowi Bertambah Rp8,9 Milyar Dalam Setahun, Sandiaga Uno Minus Rp1,2 Triliun
Terpopuler
- Sosok Arnold Aristoteles, Mantan Jenderal yang Dimarahi Menteri PU Dody Hanggodo
- Apakah Kulkas Harus Dimatikan saat Membersihkan Bunga Es? Begini Cara yang Benar
- Urutan Pemakaian Air Mawar, Moisturizer, dan Sunscreen di Pagi Hari yang Tepat
- 15 Kode Redeem FF Terbaru 27 September 2026, Lengkap Trik Jitu Dapatkan Bundle Sasuke
- 9 Bedak Padat dan Tabur Terbaik di Indomaret di Bawah 50 Ribu
Pilihan
-
Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
Terkini
-
Klaim Karhutla Sudah Lenyap, BPBD: Asap di Riau dari Provinsi Tetangga
-
Heboh Napi Bisa Pakai HP, Lapas Ujungtanjung Angkat Bicara
-
Siak Kembali Diselimuti Kabut Asap, Kualitas Udara Level Tidak Sehat
-
Agung Nugroho: Jangan Ada Lagi Warga Pekanbaru yang Tak Punya Rumah
-
Detik-detik Kelahiran Anak Gajah di Kawasan Konservasi TNTN