SuaraRiau.id - Isu reshuffle menteri kabinet Presiden Jokowi kembali muncul ke permukaan. Wacana reshuffle tersebut kemudian mendapat tanggapan dari pengamat politik, Catur Nugroho.
Catur pun menyoroti soal adanya dua menteri yang tidak tersentuh oleh wacana tersebut. Meskipun beberapa menteri memang layak di-reshuffle karena publik merasa tidak puas dengan kinerja mereka.
Menurutnya, dua menteri tersebut adalah Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto dan Menkumham, Yasonna Laoly.
“Temuan Arus Survei Indonesia (ASI) dengan IPO tentang reshuffle menteri tidak jauh berbeda, yang mana ada Airlangga Hartarto dan Yasonna Laoly,” kata Catur seperti dikutip dari Terkini.id--jaringan Suara.com, Jumat (10/9/2021).
Ia menyebut bahwa publik merasa tidak puas dengan kinerja Airlangga Hartarto (AH) yang tampak tidak serius dalam menangani pandemi Covid-19.
Hal itu terjadi lantaran Airlangga tampak sibuk menyiapkan diri promosi untuk pencalonan presiden 2024.
Kendati demikian, Catur menilai Presiden Jokowi tidak akan mudah mengganti Airlangga Hartarto maupun Yasonna Laoly.
“Saya enggak yakin Jokowi mau mencopot Airlangga dan menteri dari PDIP seperti Yasonna Laoly,” ungkap dia.
Catur juga memprediksi bahwa reshuffle menteri akan terjadi dalam waktu yang dekat. Sebab, hal itu menurutnya memang perlu diperhatikan Presiden Jokowi untuk memperbaiki kinerja kabinetnya.
Lebih lanjut, ia juga menilai,partai koalisi pemerintah yang makin bertambah memungkinkan terjadinya reshuffle menteri di kabinet.
“Saya prediksi akan terjadi pada bulan ini, mengingat PAN juga sudah resmi masuk koalisi,” tutur Catur.
Berita Terkait
-
Kekayaan Jokowi Bertambah Rp8,9 Milyar Dalam Setahun, Sandiaga Uno Minus Rp1,2 Triliun
-
Soal Poster Jokowi Dirampas Petugas, Roy Suryo Soroti Pernyataan Polisi: Sungguh Konyol
-
Penangkapan Pembentang Poster Jokowi, Pengamat: Jauh dari Nilai Demokrasi
-
Tinjau Vaksinasi Pelajar di Wajo, Presiden Jokowi Dorong Metode Door-to Door
-
Peringatan Hari Olahraga Nasional ke-38, Jokowi: Prestasi Harus Terus Ditingkatkan
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Pemkab Siak WFH Setiap Rabu, Beda dengan 'Perintah' Mendagri dan Pemprov Riau
-
Terungkap Penyebab Kasus HIV/AIDS di Pekanbaru Tertinggi se-Riau
-
Ajudan Gubernur Riau Nonaktif Abdul Wahid Gugat KPK Rp11 Miliar
-
Siswa di Siak Meninggal saat Praktik Sains, Polisi Selidiki Bubuk Hitam-Potongan Besi
-
Anggota DPR Soroti Tragedi Siswa SMP di Siak Meninggal saat Praktik: Saya Tak Habis Pikir