Scroll untuk membaca artikel
Eko Faizin
Rabu, 08 September 2021 | 11:08 WIB
Ilustrasi pembelajaran tatap muka di sekolah. [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Dalam belajar tatap muka lanjutnya, kapasitas kelas hanya dapat diisi 50 persen dari total siswa. Siswa dapat belajar di sekolah 2-3 jam dalam sehari. Sementara untuk masuk sekolah hanya sebanyak dua kali dalam satu minggu.

"Aturannya kita mengacu kepada SKB (Surat Keputusan Bersama) empat menteri," terang Ismardi.

Ia juga mengimbau semua yang terlibat dalam proses belajar tatap muka baik sekolah maupun siswa wajib menerapkan 5M, yakni memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mencegah mobilitas interaksi.

"Semua sekolah harus menyiapkan sarana dan prasarana prokes. Seperti menyediakan alat pencuci tangan, pengukur suhu tubuh, dan mengatur tempat duduk siswa," sebut Ismardi. (Antara)

Load More