SuaraRiau.id - Pemerintah pusat memberikan sebanyak 8.232 vial vaksin Covid-19 untuk Kota Pekanbaru. Pasokan vaksin tersebut terdiri dari Astrazeneca dan Coronavac.
Rincian vaksin itu, di antaranya Astrazeneca sebanyak 432 vial. Vaksin ini cukup untuk 3.456 dosis. Sedangkan vaksin jenis Coronavac sebanyak 7.800 vial dan cukup untuk 15.600 dosis.
Jadi, total stok vaksin yang tersedia mencapai 19.056 dosis.
Dosis vaksin yang ada sudah disalurkan ke seluruh layanan kesehatan baik rumah sakit maupun puskesmas.
"Masyarakat sudah bisa mengakses vaksin di rumah sakit atau puskesmas terdekat," terang Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, Arnaldo Eka Putra seperti dikutip dari Riauonline.co.id--jaringan Suara.com, Rabu (1/9/2021).
Masyarakat, kata dia, tidak perlu bingung lagi terkait ketersediaan vaksin di layanan kesehatan.
Ada sejumlah jenis vaksin yang tersedia di layanan kesehatan yakni Sinovac, Moderna, Coronavac dan Astrazeneca.
"Jadi masyarakat sudah bisa mengakses layanan vaksin, karena pasokan dosis tambahan sudah disalurkan," ungkap Arnaldo.
Lebih lanjut, ia memahami bahwa dosis vaksin yang tersedia di layanan kesehatan masih terbatas. Rata-rata layanan kesehatan hanya mendapat pasokan vaksin sebanyak 13 vial.
"Jadi masyarakat sudah bisa mendapat suntikan vaksin dosis pertama atau dosis kedua," kata dia.
Berita Terkait
-
Pria Ini Lima Kali Disuntik Vaksin Covid-19 Berbeda dalam Seminggu
-
Stop Hoaks Vaksinasi, Dukung Percepatan Herd Immunity
-
Sudah 1.381 Jenazah Pasien Covid-19 Dimakamkan Di Pekanbaru
-
Masuk Mal di Pekanbaru Tak Perlu Tunjukan Kartu Vaksin? Begini Penjelasannya
-
Kasus Covid-19 di Pekanbaru Diklaim Alami Penurunan
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Promo Alfamart 1-15 Mei 2026, Diskon Sunscreen hingga Produk Makeup
-
Klasterisasi Pala Jadi Strategi PNM Perkuat Ekonomi Perempuan Berbasis Potensi Lokal
-
Pekanbaru Segera Kucurkan Beasiswa Rp10 M untuk Mahasiswa dan Tahfidz
-
Sawit Mitra Swadaya Riau Melemah, Harganya Turun Jadi Rp3.832 per Kg
-
Kejinya Ibu Tiri di Siak: Anak 6 Tahun Dihantam Kayu, Dilempar Bata hingga Meninggal