SuaraRiau.id - BPK RI menemukan adanya kejanggalan data bantuan sosial tahun 2020 di Pekanbaru, Riau. BPK mencatat terdapat ratusan data ganda penerima bansos Covid-19.
Ada dugaan oknum ASN terdaftar sebagai penerima manfaat atau penerima bantuan pangan kepada masyarakat terdampak Covid-19.
Hal ini menjadi satu temuan BPK RI Perwakilan dalam surat keputusan untuk penyaluran bantuan tahap II kepada masyarakat terdampak Covid-19 di Kota Pekanbaru.
Terdapat 653 nama penerima yang tercatat lebih dari satu. Sedangkan total seluruh penerima bantuan mencapai 45.625 nama.
Data penerima manfaat yang tercatat ganda tersebar di 12 kecamatan. Data ganda di Kecamatan Tampan dengan jumlah 181 nama, di Kecamatan Payung Sekaki mencapai 120 nama.
Wali Kota Pekanbaru, Firdaus menyebut, belum mendapat laporan terkait temuan BPK RI itu. Dirinya mengaku data tersebut bersumber dari data Kementerian Sosial.
Ia telah memberi perintah kepada Dinas Sosial Kota Pekanbaru untuk validasi data penerima. Mereka mesti melakukan proses validasi data guna memastikan kebenaran data.
"Saya sudah sampaikan ke kepala dinas, agar saat menerima data jangan cuma jadi tukang stempel data saja itu nggak bener. Tapi validasi dulu datanya," katanya, melansir dari riauonline.co.id, Minggu (29/8/2021).
Data dari tenaga sukarela yang melakukan pendataan terhadap penerima manfaat harus divalidasi. Hal ini mengingat agar petugas yang mendata mesti kordinasi perihal hasil pendataan.
Baca Juga: Langgar Prokes, Puluhan Remaja di Padang Digelandang ke Mapolresta
"Kalau tidak mau kordinasi, kembalikan saja data itu. Jangan kita jadi tukang stempel, kan ada tanggung jawab kita validasi lagi," ujarnya.
Dirinya tidak menampik adanya dugaan data ganda. Ia menyebut hal itu bisa saja terjadi karena proses validasi data tidak optimal. Ia menyebut data penerima manfaat bisa saja dikoreksi.
"Kita harus pastikan siapa yang mendata. Saya dapat info ada warga kurang mampu di lingkungan RW Ketua Forum RTRW ternyata luput dari pendataan, ini harus jadi evaluasi," tukasnya.
Berita Terkait
-
Mensos Risma Marah-marah ke Pejabat Bank BUMN di Jember Perkara Bansos
-
Pemerintah Jakarta Siapkan Bansos untuk Anak Yatim dan Yatim Piatu
-
Warga Surabaya Tak Dapat Bansos, Laporkan ke usulbansos.surabaya.go.id
-
Kemensos Siapkan Kartu Khusus Anak Yatim untuk Memudahkan Bansos
-
Warga Banyuwangi Tak Dapat Bansos, Laporkan Via Online ke bit.ly/bansosbwi
Terpopuler
- Bedak Tabur atau Bedak Padat Dulu? Panduan Makeup Flawless Tahan Lama
- 4 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Sesuai Review Pembeli
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- Aisyah Zakkiyah, Komisaris Baru PTPP yang Viral Punya Gaji dan Tunjangan Miliaran
- Bedak Tabur Apa yang Bikin Glowing dan Tahan Lama? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
Terkini
-
Kronologi OTT Kadishub Siak, Polisi Sita Uang Rp15 Juta dan Motor RX King
-
OTT Kadishub Siak: Polisi Temukan Uang Tunai, tapi Masih Irit Penjelasan
-
Perlindungan Nasabah Jadi Prioritas, BRI Tingkatkan Sistem Keamanan Rekening
-
Kekayaan Plt Jampidsus Rudi Margono, Punya Kendaraan Cuma Motor Honda Lawas
-
Manggala Agni 'Gempur' Karhutla Seluas 7 Hektare di Rokan Hilir