SuaraRiau.id - Plat nomor kendaraan dikabarkan akan berganti warna. Sebelumnya, pelat berwarna hitam dengan tulisan putih akan berganti pelat warna putih dan tulisan hitam.
Pergantian warna plat kendaraan tersebut berlaku untuk untuk kendaraan perseorangan, badan hukum, PNA dan Badan Internasional.
Pergantian warna plat kendaraan ini berdasarkan Peraturan Kepolisian Nomor 7 Tahun 2021 Tentang Registrasi dan Identifikasi Kendaraan Bermotor per 5 Mei 2021.
Diketahui, di Inggris, pelat untuk bagian depan kendaraan juga warna dasarnya putih dan tulisannya hitam, kemudian plat belakang warna kuning dengan tulisan hitam.
Lembaga Driver and Vehicle Licensing Agency (DVLA) menyebutkan bahwa kedua warna itu merefleksikan warna hitam paling efektif.
“Alasan plat nomor kendaraan putih di bagian depan dan kuning di belakang adalah karena kedua warna itu punya kontras paling baik dengan warna hitam. Kontras elemen tersebut membuat polisi dan kamera lebih mudah mengidentifikasi kendaraan jika memerlukannya,” sebut website National Numbers Inggris dikutip dari Terkini.id--jaringan Suara.com.
Tujuan utama plat nomor kendaraan adalah untuk membuat identifikasi angka dan hurufnya cepat dan jelas, baik bagi pengendara lain ataupun aparat kepolisian.
Ketika ada kecelakaan atau aksi kriminal terjadi dan melibatkan kendaraan, identifikasi cepat semacam itu jelas dibutuhkan.
“Vital bahwa plat nomor bisa selalu mudah dibaca di berbagai kondisi cuaca dan cahaya, dan dinyatakan oleh pakar bahwa karakter hitam di latar belakang putih merupakan kombinasi paling baik. Kemudian karakter hitam di latar kuning adalah paduan warna kedua yang paling mudah dibaca,” jelas mereka.
Sementara itu, Kasubdit STNK Korlantas Polri Komisaris Besar Taslim Chairuddin mengatakan penggantian warna dasar bagi kendaraan sipil ini untuk memudahkan pemantauan melalui kamera CCTV.
Sebab, ada kendala identifikasi menggunakan kamera jika warna plat nomor kendaraan latar hitam dengan tulisan putih.
Ini sebabnya kepolisian mengubah plat nomor jadi latar putih tulisan hitam agar mudah dibaca kamera.
“Betul, sifat kamera itu menangkap warna hitam, kalau dasar hitam tulisan putih, pengidentifikasiannya agak masalah, ‘s’ bisa dibaca ‘5’ atau sebaliknya, demikian dengan ‘i’ dibaca ‘1’,” kata Taslim saat dikonfirmasi, Selasa 10 Agustus 2021.
“Jadi ketika warna dasar putih dan tulisan hitam maka yang dibaca langsung angka atau hurufnya,” sambungnya.
Taslim juga menambahkan perubahan warna pelat nomor ini juga mencontoh negara maju yang sudah lebih dahulu menerapkan.
Berita Terkait
-
Wacana Aturan Plat Nomor Putih Tulisan Hitam di Mobil dan Motor, Simak Penjelasan Lengkap
-
Lebih Mahal dari Harga Mobilnya, Banderol Pelat Nomor Ini Bikin Melongo
-
Cara Identifikasi Pelat Nomor Kendaraan Palsu Agar Tak Tertipu
-
6 Potret Pelat Nomor Mobil Unik yang Mencengangkan, Ada Malah yang Bikin Lapar
-
Riwayat Pelat Nomor Kedaraan di Jogja Berkode AB, Ternyata Gegara Ini
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Harga Emas Hari Ini di Pegadaian, Antam Alami Perubahan
-
Progres Tol Rengat-Pekanbaru: Seksi Junction-Bypass Pekanbaru Sudah 76 Persen
-
Hari Ini BRI Bayar Dividen, Segini Jumlahnya
-
Mendorong Perempuan Berdaya, PNM dan MES Berkolaborasi lewat Program Mba Maya
-
SF Hariyanto Sering Disebut, Diminta Dihadirkan dalam Sidang Abdul Wahid