SuaraRiau.id - Sosok Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan kerap menjadi sorotan publik lantaran kepercayaan Presiden Jokowi kepada dirinya.
Selain menjadi menteri koordinator, Luhut juga dipercaya Jokowi dengan sejumlah jabatan. Setelah dipercaya sebagai Koordinator PPKM Jawa dan Bali, terbaru, Menko Luhut juga menjadi Ketua Dewan Pengarah Penyelamatan 15 Danau Prioritas.
Sejumlah kalangan menyebut Menko Luhut sebegai menteri segala urusan. Terkait julukan tersebut, Luhut pun buka suara.
Luhut kemudian menjelaskan bahwa masyarakat belum paham dengan posisi dirinya sebagai menteri koordinator.
Menteri Luhut mengaku santai apabila dijuluki sebagai menteri segala urusan oleh sejumlah pihak dan masyarakat.
Respons tersebut ia sampaikan saat hadir di program Doubel Check yang tayang di Kick Andy, seperti dilihat pada Selasa 10 Agustus 2021.
“Saya dengar (soal julukan menteri segala urusan) dari teman, istri dan anak saya juga cerita. Jadi kadang orang tak paham, saya Menko dari bidang kemaritiman dan investasi, ada tujuh kementerian di bawah saya,” tutur Luhut dikutip dari Terkini.id--jaringan Suara.com.
Luhut juga menjelaskan bahwa dalam menjalankan program di wilayah koordinasinya dibutuhkan integrasi dengan tujuh kementerian tersebut.
“Dalam proses penyelesaian masalah, itu kita tak bekerja secara terintegrasi, PUPR itu di bawah saya kan, jalan tol kan bukan cuma PUPR, pasti ada ATR, itu kan di bawah saya. Ada Pemda saya undang dan seterusnya, dengan begitu penyelesaian tuntas,” ungkap Koordinator PPKM tersebut.
Dalam kesempatan yang sama, Luhut Pandjaitan juga menjelaskan soal hubungannya dengan Presiden Jokowi. Ia pun menegaskan tak punya hubungan khusus dengan Jokowi selain hanya sebagai teman.
Oleh karenanya, Luhut membantah anggapan yang menyebut Jokowi punya utang budi kepadanya.
“Nggak ada (Jokowi hutang budi ke Luhut). Kami nggak ada hutang budi satu sama lain. Saya kenal dari awal lihat beliau ini sederhana. Saya pikir boleh juga ya (orang ini/Jokowi),” tuturnya.
Luhut mengaku kagum dengan kinerja dan kepribadian Jokowi. Menurut pensiunan jenderal TNI itu, Jokowi merupakan sosok sederhana.
“Kami ngomong pak Jokowi paten juga ini. kesederhanaannya, kami lihat di Solo,” kata Luhut Pandjaitan.
Luhut juga mengungkapkan awal perkenalannya dengan Jokowi sebelum dirinya diangkat sebagai menteri oleh mantan Wali Kota Solo itu.
Tag
Berita Terkait
-
Tanggapi Luhut, LaporCovid-19: Mestinya Data Kematian Diperbaiki Bukan Malah Diabaikan
-
Luhut Hapus Indikator Kematian, PKS: Jangan-jangan Ada Pejabat Tak Percaya Covid
-
Berebut hingga Saling Dorong, Warga Bahkan Kejar Mobil Sembako Jokowi ke Jalan Raya
-
Jokowi Disebut Mulai Membangkang dari PDIP, Pengamat: Condong ke Ganjar daripada Puan
-
Luhut Sebut PPKM di Malang Belum Efektif, Begini Respon Wali Kota Sutiaji
Terpopuler
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
Pilihan
-
Kejagung Geledah Kantor BGN, Dilakukan di Tengah Pencopotan Dadan dan Dugaan Jual Beli Titik MBG
-
Harga Emas Antam Tetap Dibanderol Rp 2.774.000/Gram Hari Ini, Saatnya Beli?
-
IHSG Diproyeksi Menguat Lagi, Investor Bisa Cermati Saham-saham Ini
-
Prabowo Copot Dadan Hindayana, Nanik S Dayang Resmi Jadi Kepala BGN!
-
674 Korban Kebakaran Kemayoran Mengungsi, Posko Bantuan dan Layanan Kesehatan Disiagakan
Terkini
-
Kasus Dokter Kecantikan Abal-abal, Eks Finalis Puteri Indonesia Segera Disidang
-
Pemkot Pekanbaru Gelar Penghapusan Denda Pajak, Catat Waktunya!
-
Besok, Jemaah Haji Kloter Pertama asal Riau Tiba di Tanah Air
-
Syukur HUT ke-27 PNM, Bergerak Serentak untuk Perbaikan Lingkungan
-
Tepian Batang Mandau: Saksi Bisu Sejarah Migas, Magnet Wisata yang Hidupkan Ekonomi Warga