SuaraRiau.id - Penceramah Ustaz Abdul Somad atau UAS dalam kesempatan tausiyahnya ditanya jamaah soal keberadaan manusia saat ini di surga dan neraka.
Dalam kanal YouTube Tamansurga.net itu, jamaah memberikan salah satu contoh tentang kisah wanita tunasusila yang disebut masuk surga karena telah menolong anjing.
Kemudian, dari kisah tersebut muncul pertanyaan di benak penanya, jika kisah tersebut benar, lantas apakah saat ini sudah ada manusia yang berada di surga?
“Pertanyaan saya, apakah saat ini sudah ada umat Nabi Muhammad atau manusia yang sudah berada di surga (dan) neraka?” tanya jamaah UAS seperti dikutip Terkini.id--jaringan Suara.com pada Kamis (29/7/2021).
“Bukankah manusia masuk (dan) surga neraka setelah hari kiamat?” ujarnya mengakhiri pertanyaan.
UAS lalu memberikan penjelasan bahwa sang wanita tunasusila yang dikisahkan bukanlah umat Nabi Muhammad SAW.
“Kisah tentang seorang perempuan WTS (Wanita Tunasusila) membuka sepatunya, sepatu kulit, dimasukkannya ke dalam sumur, dituangkannya ke anjing yang menjulurkan lidah bukan umat Nabi Muhammad, tapi cerita tentang Bani Israil. Allah mengampunkan dia dan dia akan masuk surga,” kata mantan dosen UIN Suska Riau tersebut.
Lebih lanjut, ujar Ustaz Abdul Somad, mengenai pertanyaan apakah sudah ada manusia yang menghuni surga dan neraka, ia menjelaskan bahwa yang ada adalah orang-orang yang dibawa ke surga untuk meninjau dahulu keadaan di dalamnya.
Hal tersebut contohnya seperti yang dialami oleh Nabi Muhammad SAW saat peristiwa Isra Mi’raj.
“Apakah di surga itu sekarang sudah ada orang di dalamnya? Nabi Muhammad dulu masuk ke surga. Untuk apa? Untuk meninjau-ninjau, menengok-nengok,” terangnya.
“Orang yang saleh, meninggal, ruhnya masuk ke dalam burung paruh warna hijau. Burung itu terbang ke sana-kemari. Buka kitab Ar-Ruh ditulis oleh Imam Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah.” sambungnya.
Ia pun kemudian menjelaskan bahwa untuk memahami tentang surga, neraka, dan alam barzah, ada dua kitab yang bisa dipelajari.
“Bapak, Ibu, Adek-Adek, kalau mau baca kitab tentang surga, neraka, alam barzah, (ada) dua kitab. Pertama, At-Tadzkirah (karangan) Imam Al-Qurthubi. Kedua, Ar-Ruh (karangan) Imam Ibnu Qayyim.” tutur Ustaz Somad.
Dalam ceramahnyan itu, UAS juga menjelaskan bahwa selain Nabi Muhammad SAW, ada juga manusia lainnya yang pernah ikut dibawa singgah ke surga, contohnya adalah orang-orang yang mati syahid.
“Ada orang-orang dibawa singgah jalan-jalan ke surga.” sebutnya.
Berita Terkait
-
Ferdinand Hutahaean Sebut Surga Tak Mensyaratkan Agama, Warganet: Berisik!
-
UAS Sebut Makan Daging Babi Bisa Halal, Eks Politisi Demkorat Beri Komentar Menohok
-
Bela UAS, Gus Nadir Benarkan Daging Babi Boleh Dimakan, Asal......
-
Viral Kabar Ustaz Abdul Somad Meninggal Dunia, Ini Faktanya
-
Viral! Ustaz Abdul Somad Sebut Mikrofon dan Kubah Masjid Buatan Kafir
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
Terkini
-
Dana Rp62 Miliar Dikucurkan untuk Program Beasiswa Mahasiswa di Riau
-
Promo Indomaret 7-13 Mei 2026, Diskon hingga 30 Persen Kebutuhan Rumah Tangga
-
Penjelasan Polres Terkait Heboh Pembakaran Rumah Bandar Narkoba di Rokan Hulu
-
Geger Warga Lawan Narkoba, usai Rohil Kini Rumah Bandar Sabu di Rohul Dibakar
-
Klaim sebagai Amanah, Status Daerah Istimewa Riau Terus Diperjuangkan