Walau selama ini tujuannya hanya untuk mengkoreksi birokrat yang tak becus, tetapi kalau itu terus dilakukan, bakal negatif.
Sebab ada baiknya teguran dilakukan lebih dulu di belakang kamera. Artinya, dia tidak mempermalukan banyak anggotanya di depan umum.
Sebaliknya, kalau komunikasi frontal terus dilakukan, publik lama-lama membaca beliau hanya sebagai pemimpin yang ingin permalukan anggotanya saja dan menggiring publik untuk berasumsi kalau itu sekadar pencitraan belaka.
Padahal kalau ditelusuri, kans Risma di kontestasi Pilpres sendiri terbilang kecil, dan dia yakin sikap marah itu dilakukan oleh Risma tanpa memperhitungkan aspek politik.
“Tapi kalau keseringan, seolah-olah publik malah membaca kalau dia yang malah melempar tanggung jawab ke anak buah. Dan seperti kita tahu, komunikasi yang dibangun Risma ini memang reflektif.” ujar dia.
Terlepas dari itu semua, Wasisto melihat Risma sejauh ini telah melakukan kerjanya sebagai Mensos dengan sejumlah kelebihan. Ini terlihat dari sejumlah kebijakannya yang mengkoreksi kebijakan menteri-menteri terdahulu yang jarang turun ke lapangan.
Dan keunggulan inilah yang membuat Risma lebih bisa jernih melihat persoalan kemasyarakatan, dengan getolnya aksi blusukan yang dilakukan.
“Kalau selama ini kan menteri-menteri sebelumnya gayanya politisi elite Jakarta yang jarang mau turun ke lapangan. Nah Risma punya perbedaan perspekif dari sisi lain, dia tahu masalah yang tak diketahui menteri-menteri sebelumnya, terlepas dari dia sering marah-marah,” sebutnya.
Berita Terkait
-
Dianggap Rasis, Natalius Pigai Minta Mensos Risma Dihukum
-
Mensos Risma Sidak Penerima Bansos di Tangerang, Terima Aduan Pungli Rp50 Ribu
-
Mensos Risma Ngamuk Lagi Dapat Julukan Baru: Menteri Spesialis Bikin Drama
-
Natalius Pigai Minta Mensos Risma Dihukum: Kecuali Jokowi Pelihara Rasisme
-
Mensos Ungkap Penyebab Ada Warga yang Belum Terima Bansos Covid-19
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
Pilihan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
Terkini
-
Polisi Telusuri Penyalahgunaan BBM Subsidi di Rohil, Ungkap Modusnya
-
Penampakan Desain Flyover Simpang Panam, Sarat Ornamen Khas Melayu
-
Dugaan Kekerasan Oknum Polisi di Rupat Utara Dilaporkan ke Komnas HAM dan LPSK
-
Riau Bhayangkara Run 2026 Ciptakan Efek Ekonomi Rp58,9 Miliar
-
Siswa SMK di Pekanbaru Meninggal usai Kelahi dengan Teman, Kencing Berwarna Hitam