SuaraRiau.id - Sebuah video beredar di media sosial yang menampilkan sosok anggota polisi tiba-tiba berhenti keluar dari mobil dinas dan menghampiri keluarga pemulung di pinggir jalan di Pekanbaru.
Terlihat dalam video, pemulung itu terdiri dari pasangan suami istri dan seorang anaknya. Mereka menggunakan gerobak motor.
Tak lama seperti dalam video, anggota polisi kemudian memberi sejumlah uang kepada keluarga pemulung. Keluarga pemulung tersebut tampak kaget.
Obrolan sempat terjadi antara anggota polisi dengan keluarga itu. Sang polisi kemudian memberi pesan kepada orangtua pemulung.
"Pakai masker kemana-mana ya. Anaknya juga jangan lupa dipakaikan masker," kata anggota polisi tersebut.
Belakangan diketahui, sosok polisi tersebut merupakan Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Riau Kombes Pol Firman Darmansyah.
Saat dikonfirmasi, Kombes Firman membenarkan sosok polisi yang ada di video merupakan dirinya. Ia menjelaskan bahwa kejadian tersebut spontanitas saat dirinya akan berangkat dinas.
"Itu video spontan saja, saya kasihan saja lihat orang mulung bawa anak, terus ngga pakai masker, saya kasih masker sama uang saku," ujar Kombes Firman, Senin (26/7/2021).
Ia menjelaskan bahwa saat itu dirinya melintas di Jalan Kartini Pekanbaru, Senin (26/7/2021) siang, tiba-tiba melihat pasangan pemulung dengan anaknya di atas becak motor.
"(Mereka) lagi ngambil sampah tidak pakai masker dan saya berhenti, turun dari mobil, dan sempat saya tegur untuk pakai masker," ungkap Kombes Firman.
Namun, kata dia, karna tidak ada masker diberi masker. Tak hanya itu, merasa kasihan lihat pakaian sang anak terlihat tak layak pakai, kemudian Kombes Firman memberi keluarga tersebut sejumlah uang.
"Saya kasih uang saku buat beli baju dan makanan," ujar Firman.
Di sisi lain, ia juga berharap masyarakat mematuhi PPKM Level 4 yang dimulai dari 26 Juli hingga 2 Agustus mendatang.
Masyarakat diimbau untuk selalu mematuhi protokol kesehatan, salah satunya masker dan aturan lain dalam penerapan PPKM di Pekanbaru.
Berita Terkait
-
Minibus Seruduk Masuk Indomaret di Pekanbaru, Ternyata Gara-gara Ini
-
Rekaman Mobil Terobos Minimarket di Pekanbaru, Ini Kata Polisi
-
Aksi Kejar-kejaran Kapal Polisi dengan Penyelundup Sabu di Perairan Meranti
-
Cerita Wanita Penjual Buah Pinggir Jalan, Tengah Malam Didatangi Kapolda Riau
-
Bripka MN Polisi di Bengkulu Jual Sabu-sabu, Ditangkap saat Bareng Istri Siri
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- 5 Sabun Mandi Vitamin C Terbaik untuk Mencerahkan Kulit Belang, Lengkap dengan Review Pengguna
- Daftar Shio yang Paling Tidak Cocok dengan Shio Macan dalam Bisnis dan Asmara
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Gubernur Sulsel Telepon Langsung Pemilik SPBU
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
Dihadiri Wali Kota dan Plt Gubernur Riau, PSPS Pekanbaru Malah Kalah di Semarang
-
Pejabat Desa di Bengkalis Jual Hutan Cagar Biosfer UNESCO Senilai Rp2 Miliar
-
Bubur Cirebon Jadi Jalan Sukses Tati Purwanti, Mantan PMI yang Kini Berbisnis di Taipei
-
Bakar Hutan untuk Lahan Kebun Sawit, Warga di Bengkalis Jadi Tersangka
-
3.028 Warga Pekanbaru Terjangkit ISPA Akibat Kabut Asap Karhutla