SuaraRiau.id - Kejari Kuansing membantah telah menyebut dua anggota DRPD menjadi tersangka dalam kasus dugaan korupsi enam kegiatan Sekda pada 2017.
Kepala Kajari Kabupaten Kuansing Hadiman, pada Sabtu (24/7/2021) malam mengaku, sebelumnya di pemberitaan disebutkan Mus dan RA adalah tersangka dalam kasus itu bersama mantan Bupati berinisial M.
Bahkan, ia tidak punya wewenang untuk menyatakan nama-nama tersangka dalam kasus itu, karena itu adalah hak pihak Kejaksaan Tinggi Provinsi Riau.
Dalam persidangan kasus itu, mantan Bupati M, Mus dan RA serta memang kerap disebut dalam persidangan. Berdasarkan, fakta itu tim penyidik kejaksaan berupaya mengorek informasi dari nama-nama yang kerap disebut di persidangan.
Diketahui, Kejati Riau telah menetapkan Bupati Kuansing periode 2016-2021 berinisal M yang menjadi tersangka dalam pengembangan kasus enam kegiatan di Setda Kuansing 2017 lalu dengan nilai kegiatan mencapai Rp13,3 miliar.
Dalam kasus tersebut, ada lima orang yang dinilai bertanggung jawab dalam perkara yang disinyalir menimbulkan merugikan negara lebih dari Rp5 miliar itu. Kelimanya sudah menjalani persidangan dan dinyatakan bersalah dengan menerima vonis hukuman yang bervariasi.
Kelima orang itu adalah mantan Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Kabupaten Kuantan Singingi, Muharlius. Lalu, M Saleh, mantan Kabag Umum Setdakab Kuansing yang juga Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pada enam kegiatan itu. Selanjutnya, mantan Bendahara Pengeluaran Rutin Setdakab Kuansing Verdi Ananta, mantan Kasubbag Kepegawaian yang menjabat Pejabat Pelaksanaan Teknis Kegiatan (PPTK) Hetty Herlina dan Yuhendrizal, mantan Kasubbag Tata Usaha Setdakab Kuansing sekaligus PPTK kegiatan rutin makanan dan minuman tahun 2017. [ANTARA]
Berita Terkait
-
Update Dugaan Korupsi di Unsika Karawang, Kejari Naikan Status Jadi Penyidikan
-
Usut Dugaan Korupsi Mantan Bupati, Kejari Kuansing Klaim Tak Pandang Bulu
-
Disebut Bakal Jadi Tersangka, Wakil Ketua DPRD Kota Padang Bantah Korupsi Dana Pokir
-
Fakta Syed Syaddiq, Dituding Korupsi Rp 3,4 Miliar hingga Terancam Dicambuk
-
Profil Syed Saddiq, Mantan Menpora Malaysia yang Tersandung Kasus Korupsi
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- 5 Rekomendasi Rice Cooker Digital, Nasi Tetap Pulen hingga 48 Jam
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Anggaran Riau Terbatas, SF Hariyanto Ogah Bebani Rakyat dengan Pajak Baru
-
Terdeteksi 198 Titik Panas di Riau, Terbanyak Kedua se-Sumatera
-
AJI Pekanbaru-GREEN for Riau Initiative Gelar Workshop dan Fellowship
-
Menko Muhaimin Iskandar Apresiasi Efektivitas Pemberdayaan PNM di Gresik
-
Kronologi Pemotor Tewas usai Terpental di Jalan Sudirman Pekanbaru