Dia tidak sembarang bicara, karena dasar sebagai dokter banyak dia kuasai, salah satunya soal hormon.
Kata suami, Dr Lois ternyata memiliki basic dokter antiaging hormon. Di Indonesia, dokter ini belum terlalu banyak jumlahnya. Tak hanya itu, Dr Lois juga meneliti obat-obatan.
Dia juga bukan orang sembarangan, karena selain dikenal piawai untuk terapi hormon, dia juga dokter ahli kecantikan. Dia menguasai ilmu tanam benang, filler, botox dan lainnya.
Suatu ketika orangtuanya di Tarakan pernah mengalami struk. Sang bapak kemudian tak bisa berjalan. Oleh Dr Lois, orangtuanya kemudian dijemput untuk selanjutnya dibawa ke apartemennya di Jakarta.
Dari sana, Dr Lois secara piawai merawat bapaknya sampai enam bulan. Dan alhasil sang bapak kemudian pulih dan bisa berjalan normal kembali. Hingga akhirnya sang bapak dibawa lagi ke Tarakan.
Menanggapi isu Dokter Lois yang disebut mengalami gangguan jiwa, Hasan menampik. Hasan menyebut bahwa dr Lois dalam keadaan normal.
Kalaupun dia disebut linglung ketika diinterogasi Polisi, cuma karena kondisi kesehatannya yang nampak lelah usai dua hari tak tidur.
“Ya pusing lah. Makanya kelihatan linglung, dia capek. Waktu diperiksa, saya datang ke situ dia ngaku capek, akhirnya saya bawain apa yang ingin dia bawa. Dia cuma istirahat di musala, yang enggak ada alas. Lalu saya inisiatif pulang untuk ambil barang, dan ternyata barang-barang itu enggak boleh masuk. Akhirnya saya cuma bawakan dia baju ganti saja.” sebutnya.
Soal statusnya di IDI, Hasan mengakui kalau dia belum melakukan registrasi usai pindah ke Jakarta. Itu karena alasan kesibukan, sehingga dia belum sempat mengurus, termasuk membayar iuran.
Tetapi, kata suami, itu belum tentu menggugurkan status Dr Lois sebagai dokter.
Berita Terkait
-
Dokter Lois Owien Meninggal Dunia Karena Kanker, Ini 5 Makanan yang Dapat Memicunya
-
Dokter Lois Owien Meninggal, Kenali Lagi Gejala Kanker Serviks Sejak Dini
-
Siapa Dokter Lois Owien? Dokter yang Tak Percaya Covid-19 Dikabarkan Meninggal Dunia
-
Meninggal Dunia, Ini Profil Dokter Lois Owien yang Sempat Tak Percaya Covid-19
-
Dokter Lois Owien Dikabarkan Meninggal Dunia karena Sakit di Kaltara
Terpopuler
- Kode Redeem FF 2 April 2025: SG2 Gurun Pasir Menantimu, Jangan Sampai Kehabisan
- Ruben Onsu Pamer Lebaran Bareng Keluarga Baru usai Mualaf, Siapa Mereka?
- Aib Sepak Bola China: Pemerintah Intervensi hingga Korupsi, Timnas Indonesia Bisa Menang
- Suzuki Smash 2025, Legenda Bangkit, Desain Makin Apik
- Rizky Ridho Pilih 4 Klub Liga Eropa, Mana yang Cocok?
Pilihan
-
Demi Jay Idzes Merapat ke Bologna, Legenda Italia Turun Gunung
-
Misi Mathew Baker di Piala Asia U-17 2025: Demi Negara Ibu Tercinta
-
Dear Timnas Indonesia U-17! Awas Korsel Punya Dendam 23 Tahun
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
Terkini
-
Pungut Retribusi Sampah secara Tunai di Pekanbaru Bisa Dilaporkan
-
Syamsuar Pesan Jangan Ada 'Dua Matahari' ke Gubri Wahid, Ini Maknanya dalam Kepemimpinan
-
Rumah Didatangi Gubri Wahid, Syamsuar Ngomongin 'Dua Matahari'
-
Harga Sayuran di Pekanbaru Naik 3 Kali Lipat, Cabai Tembus Rp120.000 usai Lebaran
-
Gubri Wahid Siap Lantik Afni dan Syamsurizal Jadi Bupati-Wakil Bupati Siak