SuaraRiau.id - Puluhan penumpang pesawat yang mendarat di Bandara Hang Nadim Batam, Kepulauan Riau (Kepri) diamankan pada Rabu (14/7/2021) petang.
58 penumpang Citilink itu berasal dari Kota Padang, Sumatera Barat tersebut tak dapat menunjukan dokumen Negatif RT-PCR.
Pesawat Citilink nomor penerbangan QG-957 itu diketahui membawa 113 penumpang, namun 58 orang di antaranya tak membawa hasil swab test negatif.
Menurut Kadisops Lanud Hang Nadim selaku Dansatgas Covid Bandara Hang Nadim, Mayor Lek Wardoyo, para penumpang tersebut ketahuan setelah petugas melakukan pemeriksaan E-Hac.
"Dari situlah ketahuan 58 penumpang tidak memiliki dokumen hasil Negatif PCR," ujar Lek Wardoyo dilansir dari Batamnews.co.id--jaringan Suara.com, Rabu (14/7/2021).
Usai melakukan penyelidikan, hal tersebut bisa terjadi karena mereka memiliki dokumen antigen yang telah divalidasi oleh petugas KKP Padang.
Menurut Manager Citilink di Bandara Hang Nadim Batam, surat edaran (SE) Wali Kota Nomor 32 tahun 2021 sudah disosialisasikan kepada perwakilan Citilink di Padang dan seluruh Indonesia.
Namun demikian, pihak KKP Padang masih menggunakan surat edaran Satgas Covid-19 Nomor 14 tahun 2021 yang menyatakan Negatif PCR hanya untuk wilayah Jawa dan Bali.
"Sementara pemberlakuan SE Walikota Nomor 32 tahun 2021 itu berlaku tanggal 12 Juli 2021 sejak diterapkan PPKM Darurat di Batam dan juga telah diumumkan secara nasional bahwa Batam termasuk dalam 17 kota yang mewajibkan pengguna PCR bagi pengguna transportasi udara ke Batam," kata Lek Wardoyo.
Dari kejadian tersebut, lanjutnya, petugas mengambil tindakan dengan tegas kepada 58 penumpang untuk wajib melaksanakan Swab PCR. Swab tersebut dilakukan dengan mendatangkan petugas dari Rumah Sakit Khusus Infeksi (RSKI) Galang.
Berita Terkait
-
Harga Tiket Pesawat Medan-Batam Nyaris Rp18 Juta Sekali Penerbangan
-
Hadapi Perang Tarif Amerika Serikat, Ini Strategi BP Batam
-
Aliansi Indonesia Youth Congress Desak Imigrasi Batam Deportasi WNA Pelaku Penganiayaan
-
Akui Pemerintah Salah Perencanaan Transmigrasi Rempang, Menteri Iftitah akan Minta Maaf Saat Lebaran
-
Diarahkan Prabowo, Fary Francis Relokasi Warga Rempang dan Mendorong Investasi yang Inklusif
Terpopuler
- Kode Redeem FF 2 April 2025: SG2 Gurun Pasir Menantimu, Jangan Sampai Kehabisan
- Ruben Onsu Pamer Lebaran Bareng Keluarga Baru usai Mualaf, Siapa Mereka?
- Aib Sepak Bola China: Pemerintah Intervensi hingga Korupsi, Timnas Indonesia Bisa Menang
- Suzuki Smash 2025, Legenda Bangkit, Desain Makin Apik
- Rizky Ridho Pilih 4 Klub Liga Eropa, Mana yang Cocok?
Pilihan
-
4 Rekomendasi HP Murah Rp 2 Jutaan Lancar Main Free Fire, Terbaik April 2025
-
9 Rekomendasi HP Murah Rp 2 Jutaan Lancar Main Game, Terbaik April 2025
-
Seharga Yamaha XMAX, Punya Desain Jet: Intip Kecanggihan Motor Listrik Masa Depan Ini
-
Demi Jay Idzes Merapat ke Bologna, Legenda Italia Turun Gunung
-
Misi Mathew Baker di Piala Asia U-17 2025: Demi Negara Ibu Tercinta
Terkini
-
Pungut Retribusi Sampah secara Tunai di Pekanbaru Bisa Dilaporkan
-
Syamsuar Pesan Jangan Ada 'Dua Matahari' ke Gubri Wahid, Ini Maknanya dalam Kepemimpinan
-
Rumah Didatangi Gubri Wahid, Syamsuar Ngomongin 'Dua Matahari'
-
Harga Sayuran di Pekanbaru Naik 3 Kali Lipat, Cabai Tembus Rp120.000 usai Lebaran
-
Gubri Wahid Siap Lantik Afni dan Syamsurizal Jadi Bupati-Wakil Bupati Siak