Nah analisis lanjutan dari Drone Emprit menunjukkan, narasi yang disampaikan Dokter Losi itu ternyata pendukungnya kebanyakan adalah mereka yang yakin atau percaya dengan teori konspirasi.
Meskipun demikian Ismail menggarisbawahi, tak semua kalangan oposisi yang mendukung Dokter Lois itu percaya teori konspirasi.
“Kl kebetulan percaya, mereka manfaatkan @LsOwien untuk menyerang pemerintah juga, misal dengan menambahkan tagar #PakPresidenKapanMundur,” tulis Ismail.
Ismail menganalisis kenapa narasi yang dimainkan dr Lois meski terlihat halu, dengan mengaku sebagai dokter paling ilmiah sedunia itu, begitu laris didukung. Ternyata narasi Dokter Lois itu dianggap satu frekuensi untuk narasi antivaksin yang kerap digelorakan kaum pengiman teori konspirasi.
“Ini bisa menjawab pertanyaan mengapa orang seperti @LsOwien yang pernyataanya mengandung waham (misal: saya paling ilmiah sedunia) dan tidak berdasar, bisa diikuti dan dipercaya banyak orang. Karena: satu frekuensi dengan narasi anti vaxxer, oposisi, dan/atau teori konspirasi,” tulis Ismail.
Ismail berpandangan dengan kesamaan frekuensi ini pula bisa membuat orang-orang menyebarkan pesan-pesan yang tidak 100 persen beririsan dengan narasi mereka, ke dalam grup-grup WA mereka.
Ismail menyarankan pemerintah untuk tegas pada akun yang membawa narasi tersebut. Jangan sampai narasi yang merugikan kesehatan bisa berkembang, mesti dihukum namun dengan adil.
Berita Terkait
-
Sindir Dokter Lois, Bupati Kebumen: Orang yang Tak Percaya Covid-19 Sesat
-
Dokter Biasa Beda Pendapat, IDI Siap Layani Debat Terbuka dengan dr Lois Oiwen
-
Viral Wanita Berjilbab Buktikan Pernyataan dr Lois Owien: Keluargaku Makan Obat Jadi Drop
-
dr Lois Dibebaskan Polisi, Ketua PA 212: Tebang Pilih Hukum, Bebaskan HRS Juga!
-
Tidak Ditahan, Dokter Lois Owien Mengaku Bersalah
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- 7 Sneakers Lokal dengan Rating Bintang 5 di Shopee yang Nyaman dan Modis
Pilihan
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
Terkini
-
Harimau Muncul di Bangkinang, BBKSDA Riau Larang Warga Masuk Kebun Raya
-
11 Anggota DPRD Meranti Didesak Perjuangkan Hak Kelola Warga di Eks Lahan SRL
-
Tak Ada Ampun! Kapolda Riau Siapkan Sanksi Berat bagi Polisi Terlibat Narkoba
-
Ketua PP Siak Ditahan usai Jadi Tersangka Kecelakaan Tewaskan Pelajar 16 Tahun
-
KPK Limpahkan Berkas ke Jaksa, Kasus Suap Suhardiman Amby Segera Disidang