SuaraRiau.id - Pakar epidemiolog Pandu Riono menanggapi soal pernyataan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan yang memprediksi bahwa Covid-19 terkendali dalam waktu 5 hari ke depan.
Bahkan, Pandu membantah statemen tersebut. Menurutnya, pandemi Covid-19 terkendali pada 5 hari ke depan akan sulit untuk terjadi.
Hal itu disampaikan oleh juru wabah tersebut melalui akun Twitternya dengan nama pengguna @drpriono pada Rabu, 14 Juli 2021.
Pandu mengungkapkan bahwa melihat situasi saat ini sedang dalam gawat, ia pun menyebutkan beberapa kenyataan yang terjadi saat ini seperti RS yang sedang kolaps.
Tak hanya itu, penularan virus corona yang semakin meningkat, lalu minimnya tabung oksigen dan sebagainya.
“Yakinkah? Sulit itu akan terjadi. Realita yg ada penularan terus meningkat, RS kolaps, orang yg seharusnya dirawat di RS, terkapar di rumah dg bantuan tabung oksigen pinjaman,” cuit Pandu seperti dikutip oleh Terkini.id--jaringan Suara.com.
“Banyak yg mati. Bukan obat yg dibutuhkan tetapi perawatan yg dibutuhkan. Jangan distribusi obat pd OTG,” lanjut dia.
Sembari mengunggah cuitannya, Pandu juga membagikan sebuah video yang memperlihatkan pernyataan Luhut memprediksi pandemi Covid-19 lima hari ke depan akan terkendali.
“Jadi saya pikir dengan tadi pelaksanaan vaksinasi kemudian PPKM jalan secara bersamaan, kemudian obat, oksigen, dan tempat tidur,” ungkap Luhut di video tersebut.
“Saya lihat dalam 5 hari ke depan situasinya akan membaik. Jadi kalau ada yang bilang tidak terkendali itu bisa datang ke saya nanti saya tunjukin ke mukanya bahwa kita terkendali,” sambung Luhut.
Berita Terkait
-
Presiden Luncurkan Paket Obat Covid-19 Gratis pada 15 Juli
-
Innalillahi, 600 Lebih Ulama dan Kiai Nahdlatul Ulama Meninggal selama Pandemi COVID-19
-
Deretan Artis Cantik yang Berhasil Sembuh Setelah Sempat Terpapar Covid-19
-
Luhut Minta Buruh di Kawasan Industri Cuma Kerja 15 Hari/Bulan selama PPKM Darurat
-
Luhut Minta Jam Kerja Buruh Diatur Selama PPKM Darurat
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
Pilihan
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
Terkini
-
11 Anggota DPRD Meranti Didesak Perjuangkan Hak Kelola Warga di Eks Lahan SRL
-
Tak Ada Ampun! Kapolda Riau Siapkan Sanksi Berat bagi Polisi Terlibat Narkoba
-
Ketua PP Siak Ditahan usai Jadi Tersangka Kecelakaan Tewaskan Pelajar 16 Tahun
-
KPK Limpahkan Berkas ke Jaksa, Kasus Suap Suhardiman Amby Segera Disidang
-
Jadi Korban Teman Sendiri, 2 Warga Pekanbaru Diteror Tagihan Pinjol Puluhan Juta