SuaraRiau.id - Pegiat media sosial Ferdinand Hutahaean ingin Wakil Presiden atau Wapres Maruf Amin ikut menanggapi terkait adanya ulama yang protes masjid ditutup akibat kebijakan PPKM Darurat.
Maruf Amin diminta Ferdinand, seharusnya sebagai ulama besar memberikan pencerahan agar masyarakat tahu mana yang harus diikuti.
“Sebagai seorang Ulama besar yang menjabat sbg Wapres, ada baiknya Bapak Kiyai Ma’ruf Amin memberikan pencerahan dan jawaban atas hal-hal seperti ini,” katanya melalui akun FerdinandHaean3 pada Minggu 4 Juli 2021, dilansir dari Terkini.id--jaringan Suara.com.
“Niscaya bahwa rakyat kemudian akan melihat mana yang benar dan mana yang harus diikuti,” sambungnya.
Tak hanya itu, Ferdinand lantas menyindir soal kehadiran Maruf Amin yang jarang tampil di publik.
“Pak Wapres masih ada kan?” ungkap Ferdinand Hutahaean.
Mantan politisi Partai Demokrat itu sebelumnya membagikan pernyataannya bersama berita terkait Ustaz Abdul Somad (UAS).
Seperti diketahui, belakangan ini memang ramai dibicarakan soal UAS yang marah karena masjid ditutup selama PPKM Darurat.
Dalam video ceramahnya yang viral di media sosial, UAS memprotes bahwa rumah ibadah ditutup, namun pusat perbelanjaan tidak.
“Tapi orang yang tidak mau ke masjid, melarang orang ke masjid, tapi di mall dan pasar dibiarkan. Dimana letak hati nuranimu?” kata UAS.
“Tak malukah engkau saat nanti berjumpa dengan Allah. Di masjid hanya 5-10 menit,” tambahnya.
Sebagai catatan, Pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Darurat resmi diterapkan mulai Sabtu 3 Juli 2021 hingga 17 hari setelahnya di seluruh wilayah Jawa dan Bali.
Berita Terkait
-
UAS Komentari Tempat Ibadah Ditutup, Gus Sahal: Harusnya dia Marah Juga Dong ke Saudi
-
Ustaz Abdul Somad Ngamuk Masjid Dikambing Hitamkan dan Ditutup Selama PPKM Darurat
-
Ferdinand Jadi Capres Basmi Kaum Radikal, Publik Bagikan Video Lawas Bela HTI
-
Colek Gubernur DKI Jakarta, Ferdinand Hutahaean Ajak Disiplin Prokes
-
Wapres Maruf Amin: Reformasi Birokrasi Mesti Bisa Ubah Pola Pikir ASN
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Pertumbuhan Kredit dan DPK Tetap Tinggi, BRI Sebut Kepercayaan Publik Terjaga
-
PNM dan KPPPA Perkuat Ketahanan Keluarga Lewat Pemberdayaan Perempuan di Bajawa
-
BRI Fokus Perkuat Fundamental di Tengah Wacana Buyback Saham BUMN
-
Cerita 6 Tahanan Kejari Pekanbaru Kabur Jelang Sidang, Dua Masih Buron
-
Pekanbaru Hadirkan Parkir Gratis selama 3 Hari: Mal hingga Rumah Sakit