SuaraRiau.id - Dinas Kesehatan (Dinkes) Riau melakukan rapid test antigen ulang kepada orang yang masuk ke Riau melalui Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru. Hal ini untuk mengantisipasi masuknya virus varian Delta.
"Mulai kemarin sudah dilakukan pemeriksaan langsung terhadap orang yang masuk ke Riau dari bandara. Meski datang dari Pulau Jawa dan daerah lainnya sudah menunjukkan hasil antigen negatif saat menuju Riau, tetap mereka menjalani rapid test antigen lagi," kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Mimi Yuliani Nazir, Sabtu (26/6/2021).
Mimi mengatakan, kebijakan ini guna mengantisipasi peningkatan kasus Covid-19 dengan varian baru dari Pulau Jawa.
"Jadi hasil rapid negatif dari daerah asal tidak berlaku, tetap diperiksa saat berada di Riau," katanya.
Setiap orang yang masuk ke Riau harus tetap mematuhi protokol kesehatan. Selain memakai masker dan menjaga jarak saat berada di Bandara, usai menjalani rapid antigen jika ditemukan hasil positif, maka akan langsung diisolasi di Asrama Haji Riau.
"Prokes tetap dijalankan. Kalau saat hasil pemeriksaan rapid positif langsung dikarantina. Selanjutnya diambil swab PCR, jika hasilnya positif akan diisolasi di Asrama Haji. Kalau hasilnya negatif diperbolehkan pulang. Dalam satu hari kemarin belum ada yang dilaporkan positif," kata Mimi.
Ia mengaku, ini upaya Riau untuk menekan kasus konfirmasi meski yang terkonfirmasi positif Covid-19 dalam dua minggu mengalami penurunan dan mulai melandai.
"Secara angka kalau dilihat rata-rata yang positif di Riau. Misalnya dari 100 orang masih terdapat 20 kasus positif, dan dari 20 kasus ini terdapat 5 kasus," tukasnya. [ANTARA]
Baca Juga: Cukup Akad, Warga Cimahi Dilarang Gelar Resepsi Pernikahan hingga 5 Juli 2021
Berita Terkait
-
Dinkes Padang Minta Polisi Tertibkan Lokasi Rapid Test Tak Berizin
-
Daftar 6 Stasiun KRL Jabodetabek Gelar Rapid Test Acak Hari Ini
-
Penumpang KRL Jabodetabek Akan Dites Rapid Test Antigen Acak Hari Ini
-
Pelanggar Prokes di Kota Bukittinggi Bakal Jalani Rapid Test
-
Ngeri! Covid-19 di Kudus Meledak, Limbah Rapid Test Berserakan di Tempat Umum
Terpopuler
- Bagaimana Cara Cek NIK Terindikasi Judol atau Tidak? Begini Langkah Mudahnya
- Buruh di Jogja Geruduk Kantor Gubernur DIY, Tantang Sultan Buktikan Keistimewaan untuk Pekerja
- KPK Ungkap Riwayat Tanah Kavling Pesantren Darul Istiqamah Maros, Minta Hak Warga Dituntaskan
- Cegah Papua Jadi 'Sudan Kedua', Pemerintah Diminta Tarik Pendekatan Militeristik dan Buka Dialog
- 5 Eye Cream Kemasan Jar untuk Bikin Area Mata Tampak Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
WNI 18 Tahun Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Ada Barbuk 25 Kg Sabu dan Heroin
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
Terkini
-
Ribuan Titik Panas Masih Terdeteksi di Sumatera, Pengaruhi Kualitas Udara Riau
-
Komisi HAM Surati Kapolda Riau soal Dugaan Kekerasan Polisi ke Warga di Bengkalis
-
BRI Tawarkan KPR Sejahtera dengan DP 1% dan Bunga Tetap Hingga 20 Tahun
-
Jaga Tubuh Makin Bugar, BRI Kartu Kredit Beri Diskon 25% untuk Minuman Boost
-
Dua Pekan, Penderita ISPA di Riau Tembus Belasan Ribu Dampak Kabut Asap