Scroll untuk membaca artikel
Eko Faizin
Jum'at, 25 Juni 2021 | 08:18 WIB
Bupati Siak Alfedri menyerahkan cinderamata kepada Wakil Menteri ATR/BPN Surya Tjandra. Rabu (23/6/2021). [Ist]

Dijelaskannya, KITB sudah mulai beraktivitas lebih kurang 5 tahun, saat ini kegiatan ekspor cangkang keluar negeri sudah mulai berjalan dari kawasan ini.

"Mudah-mudahan dukungan infrastruktur bisa segera dibangun lebih memadai, dan investasi akan segera masuk,” ujarnya.

Sementara itu, Wamen ATR/ Wakil Kepala BPN Surya Tjandra menyebutkan salah satu alasan dari kunjungannya ke Siak adalah dikarenakan mendengar keberadaan Istana Siak Asserayah Al Hasyimiyah yang masih sangat terpelihara.

“Kita ingin berkunjung ke Istana Siak untuk menghormati akar budaya melayu di Riau,” kata Wamen Syurya Tjandra.

Surya juga menyebut dirinya merasa surprise setelah bertemu dan berbincang dengan Bupati dan Wakil Bupati Siak, karena cara pandangnya terhadap persoalan pertanahan menunjukkan kapasitas mumpuni sebagai kepala daerah.

“Kalau saya dengar penjelasan Pak Bupati rasanya Siak ini sudah on the track. Kami terkesan setelah berbincang dengan Pak Bupati dan Wakil Bupati. Karena memang daerah tidak hanya butuh pemimpin yang sekedar paham dengan perkembangan daerah, tapi juga paham dengan perkembangan kebijakan pemerintah pusat. Kami surprise, dan ini merupakan kelebihan dari Pemerintah Kabupaten Siak. Kami Kementerian ATR dan BPN siap bekerjasama untuk membangun Siak sebagai Kota Heritage,” kata dia.

Surya juga menyebut dalam kunjungan kerjanya ke Riau selama 3 hari ini, ia terkesan dengan kenyamanan berkomunikasi dengan kepala daerah, karena sangat mengerti persoalan didaerahnya.

“Dan yang paling penting adalah kepala daerah sangat mengerti dengan apa yang semestinya diharapkan dan tahu bagaimana mewujudkannya, maka selanjutnya tugas kami adalah membantu karena kami datang juga dalam rangka tugas sinkronisasi kebijakan-kebijakan agraria lintas sektoral yang sangat membutuhkan dukungan bapak-bapak semua,” kata Wamen ATR itu.

Kontributor : Alfat Handri

Load More