Hanya saja, dari pipi yang bengkak keluar cairan berbau amis.
“Jadi dari pipi bengkaknya itu selalu keluar cairan kayak keringat, lengket, dan baunya amis. Kayak bintik-bintik biang keringat gitu, warna merah, tapi kayak keluar keringat, dan basah,” paparnya.
Setelah kempes, pada bekas pipi yang bengkak, kulitnya terkelupas. Nah, merasa sudah tidak bengkak, Agus tidak melanjutkan pengobatan di IMC Bintaro.
“Hari Jumat atau pada hari ke-10, saya sembuh. Saya pikir sudah sembuh karena kengkaknya sudah hilang, kan. Tapi Sabtu kemarin, mulai bengkak lagi karena obatnya habis.”
Saat wajahnya bengkak-bengkak, Agus mengaku tidak merasakan sakit ataupun panas dingin.
Sebaliknya, wajahnya seperti kapalan dan bengkaknya selalu mengeluarkan keringat bau amis.
“Jadi kulitnya keras kayak baal atau kapalan. Pipi bengkaknya dipencet keras. Jadi, rembes kayak keluar keringat gitu, lho. Nanti dilap kering, tapi lima menit kemudian ya keluar lagi,” pungkasnya.
Hingga kini, pihak Puskesmas Pondok Aren masih belum bisa dimintai keterangan. Begitupun dengan pihak Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangsel.
Melihat kejadian tersebut, beragam komentar serta opini pun dilayangkan oleh para netizen.
“Semakin mengerikan paksin dari cina ini,” tanggap akun Apih Ajat Berkahsayur.
Kendati demikian, cukup banyak pula netizen lainnya yang berpikiran positif bahwa pasti pria tersebut memiliki alergi atau semacamnya.
“Ya ambil positifnya saja yang divaksin kan sudah jutaan orang mungkin masnya punya alergi obat,” ujar Zaenal_Arifin.
“untuk semua obat ada pantangannya…..vaksin banyak pantangan penyakit….makanya bila ditanya dokter yg vaksin jawab sejujurnya….contoh yg mudah buat yg uda punya umur pastinya ada yg sakit gigi (tidak diperbolehkan vaksin) tunggu sudah sembuh dan penyakit lainnya,” tulis Andiandion.
“sampaikanlah semua penyakit dan alergi di tubuh kita sebelum divaksin kepada nakes biar terhindar dari kejadian seperti ini,” timpal akun Edyas Fibriandhani.
Berita Terkait
-
Vaksin Sinovac Diklaim Mampu Melawan Covid-19 Varian Delta di Indonesia
-
Sinovac Klaim Vaksinnya Masih Efektif Lawan Varian Delta di Indonesia
-
Sempat Trending Topic, Ini Bedanya Cara Kerja Vaksin Covid-19 Sinovac dan AstraZeneca
-
China Sudah Setujui Penggunaan Vaksin Sinovac untuk Anak dan Remaja
-
WHO Validasi Penggunaan Darurat Vaksin Sinovac, Ini Pesan Menkes Budi Gunadi
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
Jaksa Panggil Setwan Terkait Tunjangan Perumahan Dinas Anggota DPRD Siak
-
BRI dan Kemenpora Perkuat Masa Depan Atlet SEA Games 2025
-
Indonesia Berprestasi di SEA Games 2025, Menpora: BRI akan Transfer ke Rekening Atlet dan Pelatih
-
4 Mobil Bekas 100 Jutaan untuk Keluarga, Mesin Bandel dan Kabin Nyaman
-
3 Mobil Suzuki Bekas 7-8 Penumpang, Desain Gagah dan Fleksibel