SuaraRiau.id - Maraknya sebutan buzzer-buzzer atau pendengung di media sosial yang disebutnya BuzzeRp dikomentari Rizal Ramli.
Ekonom senior tersebut mengungkapkan bahwa para buzzer itu jumlahnya tak lebih dari 100 ribu. Sehingga sebenarnya bisa dikalahkan oleh masyarakat.
Ia kemudian membeberkan sosok yang menggerakkan buzzer ialah sosok yang dipanggilnya pembina. Bukan hanya pembina, para buzzer ini juga dikomandoi oleh pihak yang disebutnya influenceRp.
Menurutnya, setiap hari buzzer dikerahkan untuk membuat 1 juta informasi di berbagai platform media sosial.
“Mereka digerakkan oleh pembina dan influencerRp, 1 juta tweets, IG, FB per hari. Kesannya super kuat,” ujar Rizal Ramli dikutip dari Terkini.id--jaringan Suara.com, Rabu (16/6/2021).
Dalam kesempatan yang sama Rizal Ramli juga mengatakan bahwa para buzzer ini membuat krisis demokrasi.
Hal ini karena menurutnya mereka ditugaskan dan dibayar oleh para pejabat yang tak berprestasi.
Untuk itu, Rizal Ramli kemudian mengajak masyarakat agar sama-sama melawan demi demokrasi.
“Serangan balik via social media yang masif harus faktual, analitik, kalau bisa solutif. Setiap Selasa Kamis siang. Ajak seluruh aktivis dan rakyat yang ingin perubahan dan perbaikan nasib,” kata dia.
“Alerta! Alerta ! Blok BuzzerRp dan influenceRP segera! Rakyat menang,” pungkasnya.
Berita Terkait
-
Rizal Ramli Sebut Calon Presiden 2024 Hanya Modal Pencitraan
-
Rizal Ramli Diangkat Menteri oleh Jokowi, Jusuf Kalla: Hanya karena Kasihan
-
Giliran Rizal Ramli Ungkit JK Dipecat Gus Dur Gegara Main Impor Beras
-
Jusuf Kalla Bongkar Sifat Rizal Ramli: Omongannya Besar
-
Tagar Kemanain Dana Haji Trending, Publik Sindir Pakai Video Rizal Ramli
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Lonjakan 1.104 Titik Panas di Sumatera: Riau 97 Hotspot, Sumsel Terbanyak
-
KPK Periksa Stafsus Menhut Raja Juli, Dalami Dugaan Suap Bupati Kuansing
-
Kemenhut Bongkar Pembalakan Liar dan Tetapkan Enam Tersangka di Riau
-
SPPG di Kampar Kena Suspend Imbas Puluhan Siswa Keracunan MBG
-
BRI Group Tegaskan Komitmen Transformasi dan Inklusi Lewat Enam Penghargaan