SuaraRiau.id - Pemerintah Provinsi Riau diminta mewaspadai dan mengantisipasi potensi kebakaran hutan dan lahan. Pasalnya, saat ini Riau kembali memasuki musim kemarau.
Hal itu dinyatakan Anggot Komisi IV DPRD Riau, Mardianto Manan. "Kita harap pemerintah lebih mewaspadai kejadian-kejadian itu (kebakaran hutan). Ini rutin hampir terjadi setiap tahun, perlu persiapan oleh pemerintah dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)," kata Mardianto, dikutip dari RiauOnline - jaringan Suara.com, Senin (15/62021).
Berdasarkan data Sipongi Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), memasuki bulan Mei 2021, belum terpantau titik api di Riau. Namun jika tak hati-hati, bukan tidak mungkin titik api meningkat seperti bulan Februari dan Maret 2020 lalu.
Selain pemerintah, kerjasama dan komitmen seluruh pihak mutlak dibutuhkan untuk mencegah musibah tahunan tersebut.
"Kerjasama dengan simpul-simpul seperti masyarakat peduli api yang setiap desa ada, diaktifkan itu. Selain itu perusahaan mempunyai lahan luas itu juga diajak terlibat untuk terlibat di pencegahan api itu," katanya.
Menurutnya, hal ini harus dimaksimalkan sebelum kebakaran terjadi yang berimplikasi pada peningkatan anggaran untuk mengatasinya.
"Kalau itu menggunakan anggaran besar akan berpengaruh, water bombing atau rekayasa hujan misalnya akan sulit dilakukan. Pencegahan itu yang utama," jelasnya.
Selain itu, langkah preventif juga perlu ditegaskan dengan mengingatkan masyarakat dan perusahaan untuk tak memulai aktivitas kebakaran yang berpotensi membesar di musim kemarau.
"Jangan main-main dengan api, siapa yang ketahuan akan diberikan sanksi. Ini harus disampaikan dan ditegaskan pemerintah," tutup Mardianto.
Baca Juga: Ada Dana Titipan Pemkot Batam Rp455 Milyar, Ombudsman Kepri: Jika Benar Jelas Korupsi!
Berita Terkait
-
Puluhan Remaja Pekanbaru Diamankan saat Ngamar di Hotel, Orangtua Dipanggil
-
Penjual Kurma di Pekanbaru Ditangkap Densus 88, Ini Kesaksian Tetangganya
-
Salah Satu Terduga Teroris di Riau Ditangkap saat Antar Soal Anak ke Sekolah
-
Densus 88 Antiteror Tangkap 13 Orang Terduga Teroris di Provinsi Riau
-
13 Terduga Teroris Ditangkap di Riau, Densus 88 Antiteror Masih Bekerja
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
Terkini
-
3 Mobil Bekas Daihatsu di Bawah 50 Juta yang Efisien untuk Keluarga
-
Dinas Perhubungan Pastikan Alfamart dan Indomaret Pekanbaru Gratis Parkir
-
3 Mobil Listrik 100 Jutaan yang Efisien, Lincah Bermanuver di Jalanan Kota
-
Ledakan Pipa Gas di Indragiri Hulu Rusak 5 Rumah Warga Desa Tani Makmur
-
Seleksi Terbuka 69 Jabatan Kepsek SMA/SMK di Riau, Ini Syarat dan Tahapannya