SuaraRiau.id - Pembatalan keberangkatan ibadah haji 2021 oleh pemerintah Indonesia hingga kini masih menjadi sorotan banyak kalangan. Isu pembatalan itu saat inipun masih diperbincangkan publik.
Terkait itu, politikus PKS Hidayat Nur Wahid atau HNW menyinggung soal lobi-lobi yang dilakukan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas terkait kuota haji.
HNW mengkritik seharusnya seharusnya lobi yang dilakukan Menag RI bisa lebih maksimal lagi untuk mendapatkan kuota haji.
Apa yang disampaikan HNW ini terkait dengan pernyataan Menag RI. Di mana Menag Yaqut mengaku telah menjalin komunikasi dengan Arab pada 12 Maret 2021.
Padahal, Menteri Agama yang diajak komunikasi oleh Menag RI, kini sudah diganti dengan Menteri Agama baru.
“Orang yang diajak komunikasi beliau sudah diganti oleh Raja Arab. Sementara untuk Menteri Baru, belum diajak komunikasi oleh Menag Yaqut,” kata HNW di Mata Najwa, dikutip dari Hops.id--jaringan Suara.com, Kamis (10/6/2021).
Hal itu juga turut diakui oleh sang Menag Yaqut dan rekan sejawat di kementerian agama. Komunikasi malah terakhir dilakukan pada awal Maret lalu.
Pada kesempatan itu, HNW kemudian membandingkan dengan langkah lobi berkelas yang dilakukan Menteri Agama Malaysia. Mereka langsung menjalin komunikasi dengan pihak tertinggi di Arab Saudi.
“Bahkan mereka juga menjalin komunikasi dengan Putra Mahkota Saudi. Itu adalah salah satu fakta, jadi semacam rujukan, bagaimana diplomasi tingkat tinggi bisa dilakukan,” katanya.
Apa yang disampaikan HNW soal perlunya lobi-lobi tingkat tinggi Menag RI dianggap penting untuk dilakukan.
Sebab Pemerintah Arab Saudi pada 20 Mei lalu telah menyatakan bakal membuka dan memberikan kuota terhadap 45 ribu jamaah haji dari luar negeri.
Dengan lobi yang dimaksud, diharap akan ada potensi keberangkatan jamaah haji asal Indonesia menggunakan kuota yang dimaksud.
“Masih ada kesempatan, silakan dilakukan.” kata dia.
Terkait apakah ada isu diplomasi terganggu karena Habib Rizieq, HNW tak sependapat. Baginya, itu tak ada pengaruhnya.
“Waktu kuota tahun lalu ditutup, Habib Rizieq juga di sana, jadi tak ada masalah. Jangan bebani lagi Habib Rizieq dengan masalah-masalah di luar pemerintah,” sebut dia.
Berita Terkait
-
Curhat Ibu Kecewa Batal Berangkat Haji, Menunggu 10 Tahun hingga Sakit-sakitan
-
Dubes Arab Saudi Sambangi Kantor MUI, Tanggapi Isu Santer Soal Ibadah Haji
-
Tak Seberuntung Tukang Bubur, Ini Kisah Tukang Cukur Gagal Naik Haji 2 Kali
-
557 Calon Jemaah Haji Asal Madina Gagal Berangkat ke Tanah Suci
-
Dubes Arab Saudi Datangi MUI di Tengah Isu Liar Pembatalan Ibadah Haji
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
Pilihan
-
Terungkap! Begini Cara CIA Melacak dan Mengetahui Posisi Ayatollah Ali Khamenei
-
Iran Klaim Hantam Kapal Induk USS Abraham Lincoln Pakai 4 Rudal, 3 Tentara AS Tewas
-
BREAKING: Mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel
-
Iran Kibarkan Bendera Merah di Masjid Jamkaran Usai Kematian Khamenei, Simbol Janji Balas Dendam
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
Terkini
-
Pelaku Pembunuhan Gajah dengan Kepala Terpotong di Pelalawan Ditangkap
-
Besaran Zakat Fitrah 2026 Berdasarkan Beras yang Dikonsumsi di Pekanbaru
-
Jadwal Buka Puasa Pekanbaru dan Sekitarnya, Minggu 1 Maret 2026
-
Gerakan Pangan Murah Kampar Digelar di 9 Tempat, Catat Lokasinya
-
Tatapan Kosong Raihan, Jawab Alasan Bacok Wanita yang Dicintai di UIN Suska Riau