SuaraRiau.id - Ketua TP PKK Provinsi Riau Misnarni Syamsuar mengajak para orang tua memanfaatkan Pelayanan Digital Pusat Pembelajaran Keluarga (PADI PUSPAGA). Layanan digital ini, orang tua bisa konsultasi hingga berimbas mencegah angka kekerasan pada anak.
"PADI PUSPAGA, program yang mengedukasi orang tua ini tayang perdana secara langsung di media Sosial instagram @puspaga.riau pada, Sabtu (5/6) dengan tema manajemen emosi orang tua," kata Misnarni Syamsuar kepada media di Pekanbaru.
Keberadaan PADI PUSPAGA, sekaligus menjadi jawaban bagi orang tua dan keluarga yang selama ini belum mempunyai tempat bertanya yang tepat, sedangkan bila keluar rumah ada rasa cemas tertular COVID-19 di keramaian.
"Mengurangi tingkat kekerasan pada anak yang meningkat selama pandemi, tentunya melalui berbagai tema yang menarik," katanya.
Ia menekankan layanan digital ini dibutuhkan sekaligus mendukung program Gubernur Riau dalam mencanangkan Riau Digital di era pandemi COVID-19. Riau Digital ini diharapkan dapat melahirkan berbagai program layanan pemerintah berbasis web dan meminimalisasi tatap muka saat pelayanan dan memutus mata rantai COVID-19.
Ia menjelaskan sebagian anak-anak di Indonesia dan Riau khususnya kini menghadapi ancaman ganda selama pandemi COVID-19, bahkan data menunjukkan kekerasan terhadap anak yang dilakukan orang-orang terdekat terus meningkat selama di rumah.
"Selain COVID-19, kekerasan pun juga menyerang kesehatan mental anak-anak selama pandemi berlangsung dan tindak kekerasan cenderung muncul di lingkungan keluarga yang disebabkan orang tua tidak dapat menahan emosi, banyak orang tua yang kewalahan membagi waktu antara pekerjaan kantor, pekerjaan rumah dan ditambah mendampingi anak saat belajar daring," katanya.
Karena itu, katanya, layanan digital PADI PUSPAGA tersebut menjadi salah satu solusinya mengatasi orang tua emosi terhadap anak. (ANTARA)
Baca Juga: Kuota CPNS dan PPPK 2021 Kuansing Riau Lebih 1.000 Formasi
Berita Terkait
-
Spot Mancing Alami di Duri, Banyak Ikan Gabus dan Toman Gede-gede
-
Luti Gendang, Kuliner Khas Anambas
-
Beruang Madu Kena Jerat di Cagar Alam Bukit Bungkuk Kampar, Begini Kondisinya
-
Kuota CPNS dan PPPK 2021 Kuansing Riau Lebih 1.000 Formasi
-
Jubir Satgas Sebut Banyak Pesta Pernikahan di Riau Abai Prokes Covid-19
Terpopuler
- 5 Sepatu Skechers Max Cushioning yang Empuk untuk Jalan Kaki Jauh dan Olahraga
- 4 Parfum Aroma Teh di Alfamart yang Tahan Lama Sesuai Review, Harga Mulai Rp30 Ribuan
- Rekomendasi Produk Viva untuk Eksfoliasi Wajah, Mulai Rp12 Ribuan
- Usai Heboh, Pelindo Jasa Maritim Copot Silfester Matutina dari Komisaris Usai 5 Hari Menjabat
- Apakah Pertalite Akan Naik Harga 26 September 2026? Ini Kata Bahlil
Pilihan
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
-
Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara
Terkini
-
Pestapora 2026 Hadir Makin Meriah, BRImo Siapkan Beragam Keseruan
-
Bangkai Paus Terdampar di Hutan Mangrove Sungai Bahale Indragiri Hilir
-
PPPK Paruh Waktu dan Honorer Pemprov Riau Terlindungi Jaminan Sosial
-
Gepeng di Pekanbaru Banyak Pendatang, Dinsos: Bukan Cari Nafkah Tapi untuk Kaya
-
Harta Kekayaan Misharti, Wabup Kampar Disorot usai Viral Tegur Guru Honorer