SuaraRiau.id - Seorang pria warga negara Inggris diringkus di Batam, Kepulauan Riau (kepri) setelah mencoba mengirimkan narkotika 2,77 gram kokain dan 10 butir ekstasi melalui Kantor Pos.
Warga Inggris berinisial IDB itu ditangkap otoritas Bea Cukai Batam.
"Tersangka ditangkap pada Kamis (25/5/2021) lalu," kata Pejabat Bea Cukai Batam, Undani dikutip dari Batamnews.co.id--jaringan Suara.com, Kamis (3/6/2021).
Terungkapnya kasus narkoba bermula dari pemeriksaan sebuah barang melalui mesin X-ray dengan hasil citra barang berbentuk pil.
Petugas Bea Cukai kemudian memerintahkan petugas Kantor Pos Batam untuk membuka barang tersebut agar dapat dilakukan pemeriksaan fisik.
Setelah dibuka, petugas menemukan alat berbentuk pencabut bulu kaki. Kemudian, terdapat satu bungkus plastik bubuk obat yang dilapisi alumunium foil dan 10 butir obat berbentuk pil berwana merah muda.
Setelah dilakukan uji coba kandungan di laboratorium KPU Bea Cukai Batam, bubuk tersebut merupakan kokain seberat 2,7743 gram dan pil merah tersebut merupakan pil ekstasi dengan berat 3,5133 gram.
Petugas Bea Cukai berkoordinasi langsung dengan BNNP Kepri untuk melakukan penangkapan terhadap pemilik barang. Alhasil, seorang IDB ditangkap di sebuah apartemen mewah, yang berada di Kota Batam.
"Pria tersebut diamankan atas dasar kepemilikan barang yang akan dikirimnya," kata Undani.
Pria Inggris itu kemudian diserahkan ke BNNP Kepri beserta barang bukti untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Berita Terkait
-
Dua Kali Surati Kimia Farma, Pemprov Kepri Harap Harga Tes GeNose Lebih Murah
-
Nenek 60 Tahun di Batam Tertular Corona Varian Inggris Meski Tak Pernah Keluar Rumah
-
Pemkot Batam Siapkan Aula Olahraga Abdul Jamal Untuk Isolasi Pasien Covid-19
-
Miliki Kokain Senilai Rp 400 Juta, Turis Asal Italia Ditangkap
-
Merek Dagang Cristiano Ronaldo Dimanfaatkan untuk Selundupkan 50kg Kokain
Terpopuler
- Cara Menghilangkan Iklan yang Tiba-Tiba Muncul di Layar HP Android Tanpa Aplikasi Tambahan
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- 4 Moisturizer Skintific untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Wajah Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Kasus Dugaan Pemerkosaan Mahasiswi di Riau, Keluarga Korban Tolak Damai
-
Antrean Solar Mengular, Polisi Temukan Gudang Penimbunan BBM di Pekanbaru
-
Exclusive Healthcare Services Prodia, Keuntungan Khusus Nasabah BRI
-
Bukan Sekadar SUV, Hyundai Tawarkan Pengalaman Kepemilikan CRETA yang Worry Free
-
Polisi Tangkap 2 Pria, Amankan Minibus Angkut Ribuan Liter Pertalite di Kuansing