Scroll untuk membaca artikel
Eko Faizin
Rabu, 02 Juni 2021 | 17:59 WIB
Ustaz Khalid Basalamah. [YouTube/Khalid Basalamah Official]

Ditanya Deddy demikian, Ustaz Khalid menjelaskan tak ada maksud dia untuk menyamakan Indonesia Raya sebagai lagu setan sehingga menyarankan lebih baik baca Surat Al Falaq.

“Saya katakan Al Falaq bukan karena ini bisa usir setan maksudnya. Walaupun memang surat itu untuk menyembuhkan dari sihir dan setan, tapi nggak ada maksud menyamakan dengan Indonesia Raya ya. Bukan sama sekali terlalu kerdil itu, kalau samakan Indonesia Raya dengan surat pengusir setan,” katanya.

Ustaz Khalid pun akan bersikap sama jika dibalik logikanya. Kalau ada anak nggak mau baca Alquran ya jangan dipaksa dong.

Kalau kasusnya demikian, Ustaz Khalid menyarankan orang tua untuk mengalihkan aktivitas yang lain.

“Ya ayahnya harus mengerti, bisa dialihkan ke yang lain, itu poinnya. Bukan poinnya tak boleh baca Alquran. Kalau nggak mau (baca Alquran) biarin baca yang lain mungkin anaknya lagi ngantuk, mau main dengan temanya. Jadi jangan terlalu dibesar-besarkan. Soal ini apalagi sampai tuntutan keluar saja dari Indonesia,” tuturnya.

Sebelumnya, Ustaz Khalid Basalamah menjadi pembicaraan publik lantaran video ceramahnya yang dinilai telah menganjurkan jamaah untuk tidak ikut menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya.

Video Khalid Basalamah itu diunggah salah seorang netizen pengguna Twitter AhlulQohwah. Dalam video pendek itu, penceramah tersebut awalnya membacakan pertanyaan seorang jamaah terkait lagu Indonesia Raya.

“Sekolah ana tiap pagi ada waktu untuk menyanyi lagu kebangsaan, apa yang harus ana lakukan soalnya jika ana tidak lakukan nanti ditegur guru-guru,” kata Ustaz Khalid membacakan pertanyaan jamaah.

Menjawab pertanyaan itu, Khalid Basalamah kemudian menyarankan agar jemaah itu tak perlu menyanyikan lagu tersebut.

“Tak usah ikut (menyanyikan). Saran saya gak usah ikut (menyanyikan)! Masa dia lihat mulut kita,” ucapnya.

Load More