SuaraRiau.id - Seorang pengendara meninggal dunia di Jalan Riau Pekanbaru. Tewasnya pengendara motor tersebut akibat kecelakaan beruntun.
Tabrakan beruntun terjadi berawal karena pengemudi mobil pikap mengejar penjambret yang merampas telepon miliknya.
Adapun korban tewas akibat kecelakaan beruntun yakni, AI diduga penjambret tewas di lokasi kejadian karena mengalami luka robek di kepala.
Kasat Lantas Polresta Pekanbaru, Kompol Anindhita Rizal mengatakan, kejadian bermula ketika pengendara motor berinsial AI, menjambret handphone milik pengemudi mobil pikap bernama Ramlan.
“Pengemudi ini sedang nyetir mobil, sehingga pelaku menjambret telepon milik korban. Korban kemudian mengejar di Jalan Riau tepatnya di depan toko spare part motor, menabrakkan kendaraannya ke arah sepeda motor yang digunakan pelaku,” kata dia dikutip dari Riauonline.co.id--jaringan Suara.com, Kamis (27/5/2021).
Kompol Anindhita menambahkan, akibat ditabrak oleh pengendara pikap, pelaku tersebut terpental dari sepeda motor.
“Di saat yang bersamaan mobil pikap tersebut bertabrakan dengan tiga unit sepeda motor yang datang dari arah berlawanan,” tuturnya.
Sementara itu, korban atas nama Andre Lesmana, Gina Wahyuni dan Anjasmara mengalami luka dibagian kepala dan wajah, saat ini sudah dibawa ke Rumah Sakit Tentara, Pekanbaru untuk mendapatkan perawatan.
Sedangkan, korban atas nama Firlan Riyandi mengalami patah kedua kakinya hingga harus dilarikan ke Rumah Sakit Santa Maria, Pekanbaru.
Saat ini, polisi sudah menahan sopir pikap yang menabrak tiga sepeda motor dari arah berlawanan tersebut.
“Sopir pikap sudah kita amankan di kantor polisi,” terang dia.
Berita Terkait
-
Emak-emak Pekanbaru Dijambret Depan Rumah, Kalung Emas Rp 14 Juta Raib
-
Anak Muda Pekanbaru Jangan Nongkrong Berkerumun, Firdaus: di Rumah Saja
-
Diburu ke Pekanbaru, Maling yang Aniaya Pengurus Masjid di Sumut Ditangkap
-
Waspada! Pekanbaru dan Indragiri Hulu Masuk Zona Merah Covid-19
-
Bertambah, 43 Kelurahan di Pekanbaru Kini Masuk Zona Merah
Terpopuler
- Bagaimana Cara Cek NIK Terindikasi Judol atau Tidak? Begini Langkah Mudahnya
- 25 Ribu Penerima Bansos di Sulsel Terindikasi Judol
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Khofifah dan Emil Hadiri Pameran Tunggal Lukisan SBY, Apresiasi Karya Presiden ke-6 RI
- Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk
Pilihan
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
Terkini
-
Jaga Tubuh Makin Bugar, BRI Kartu Kredit Beri Diskon 25% untuk Minuman Boost
-
Dua Pekan, Penderita ISPA di Riau Tembus Belasan Ribu Dampak Kabut Asap
-
Kabupaten-Kota di Riau Diminta Sesuaikan Pembelajaran Imbas Kabut Asap
-
Remaja 14 Tahun di Bengkalis Bacok Tukang Ojek Gegara Ongkos
-
Sejumlah Taman Kota di Pekanbaru Ditutup Imbas Kabut Asap Karhutla