SuaraRiau.id - Jumlah kasus positif Covid-19 di Kepulauan Riau (Kepri) tembus hingga mencapai sebanyak 2.000 orang, tepatnya mencapai 2.016 kasus.
Hal tersebut disampaikan Ketua Harian Satgas Penanganan Covid-19 Kepri Tengku Said Arif Fadillah, Minggu (23/5/2021).
"Kasus aktif Covid-19 hari ini di Kepri bertambah 104 orang sehingga total jumlahnya menjadi 2.016 orang," kata Tengku Said Arif Fadillah dikutip dari Antara.
Said mengungkapkan bahwa jumlah warga yang tertular virus Corona jenis baru penyebab Covid-19 itu bertambah 215 orang. Pasien yang sembuh dari Covid-19 sebanyak 108 orang, dan yang meninggal dunia bertambah tiga orang.
Kasus Covid-19 di Kepri tersebut, katanya, tersebar di Batam 681 orang, Tanjungpinang 407 orang, Karimun 285 orang, Bintan 118 orang, Lingga 124 orang, Natuna 147 orang, dan Anambas 254 orang.
"Peningkatan jumlah kasus positif Covid-19 di Kepri mulai terjadi awal April 2021 sampai sekarang," ujar Said.
Sementara, total jumlah pasien Covid-19 di Kepri sejak pandemi sampai sekarang mencapai 14.657 orang.
Di antaranya tersebar di Batam sebanyak 8.335 orang, Tanjungpinang 2.963 orang, Karimun 964 orang, Natuna 260 orang, Bintan 1.279 orang, Lingga 237 orang, dan Anambas 619 orang.
Tak hanya itu, dia menyatakan bahwa jumlah rumah sakit di Kepri sebanyak 35 unit, namun yang sudah digunakan untuk merawat pasien Covid-19 baru 24 unit.
Sementara jumlah tempat tidur yang tersedia mencapai 1.068 unit, dan yang sudah digunakan baru 301 unit.
"Tempat isolasi yang telah kami siapkan sebanyak enam tempat," sebutnya. (Antara)
Berita Terkait
-
Kapal Tujuan Kepri Pecah Dihantam Ombak, Lima Penumpang Tewas 3 Hilang
-
Kembali ke Pondok, Satu Santri di Kendal Dinyatakan Positif Covid-19
-
Masih di Urutan 3 Nasional, Kasus Positif Corona di Riau Bertambah 592
-
Hari Ini Angka Kasus Positif Covid-19 Bertambah 5.280 Orang
-
Kasus Positif Covid-19 Meroket, Riau Berada di Posisi 3 Nasional
Terpopuler
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- Bau Babi di Kapal ASDP Tuai Keluhan Penumpang, Pemerhati Usul Kapal Khusus Ternak dari APBN
- Penyekapan 10 Calon ART Gegerkan Surabaya, Pemkot Segel Penampungan di Kedung Anyar
Pilihan
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
Terkini
-
Polisi Bakar 23 Rakit Tambang Emas Ilegal di Kuansing, Tak Ada Pelaku yang Ditangkap
-
APBD Perubahan Riau 2026 Sudah Bisa Dicairkan, tapi Fokus Tunda Bayar
-
Berdinas di Polda Riau, Polisi Bunuh Ibu Kandung saat Jalani Rawat Jalan Kejiwaan
-
Anggota Polisi Biddokkes Polda Riau Bunuh Ibu Kandung, Pernah Dinas di Brimob
-
Sadisnya Anggota Polisi Riau, Habisi Nyawa Ibu Kandung di Siak