SuaraRiau.id - KM Wicly Jaya Sakti pecah dihantam ombak dan tenggelam di perairan Nipah Panjang, Kabupaten Tanjungjabung Timur, Jambi, pada Sabtu (23/5/2021) pukul 12.45 WIB.
Tim SAR Gabungan berhasil menemukan jasad lima orang korban kapal tenggelam dalam keadaan mengapung di permukaan perairan yang berjarak belasan mil laut dari lokasi kejadian.
Kepala Kantor Basarnas Jambi, Ibnu Harris Al Hussain menyatakan sampai Minggu (23/5/2021) pukul 16.30 WIB, pihaknya baru berhasil menemukan lima orang korban dalam meninggal.
KM Wicly Jaya Sakti membawa 26 penumpang hendak berlayar dari Nipah Panjang ke Dabo Singkep, Kepulauan Riau (Kepri) itu pecah dan tenggelam.
Sebanyak 18 penumpang kapal berhasil diselamatkan kapal nelayan yang melintasi di perairan itu. Lima orang korban kapal tenggelam ditemukan meninggal dunia dan tiga korban lainnya masih dalam pencarian.
Sampai pukul 19.00 WIB pencarian oleh tim SAR Gabungan dihentikan sementara waktu karena faktor cuaca yakni jarak pandang yang pendek dan gelombang ombak yang tinggi dan pencarian akan dilanjutkan pada keesokan harinya.
Berikut ini data korban atau penumpang kapal Wicly Jaya Sakti yang jumlah 26 orang dengan data korban yang selamat 18 orang, meninggal lima orang dan yang masih dalam pencarian tiga orang. (Antara)
Berita Terkait
-
Tim SAR Rilis Daftar Korban dan Penumpang KM Wicly Jaya Sakti
-
Kecelakaan Kapal di Perairan Jambi, Tujuh Orang Hilang dan Satu Tewas
-
Hilang Empat Hari, Balita Berusia 2 Tahun Ditemukan di Semak-semak
-
Perahu Terbalik saat Pencarian Warga Hanyut, Anggota Basarnas Tewas
-
Anak Anggota DPRD Kepri Ditangkap Terkait Kasus Narkoba di Karimun
Terpopuler
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- Bau Babi di Kapal ASDP Tuai Keluhan Penumpang, Pemerhati Usul Kapal Khusus Ternak dari APBN
- Penyekapan 10 Calon ART Gegerkan Surabaya, Pemkot Segel Penampungan di Kedung Anyar
Pilihan
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
Terkini
-
Polisi Bakar 23 Rakit Tambang Emas Ilegal di Kuansing, Tak Ada Pelaku yang Ditangkap
-
APBD Perubahan Riau 2026 Sudah Bisa Dicairkan, tapi Fokus Tunda Bayar
-
Berdinas di Polda Riau, Polisi Bunuh Ibu Kandung saat Jalani Rawat Jalan Kejiwaan
-
Anggota Polisi Biddokkes Polda Riau Bunuh Ibu Kandung, Pernah Dinas di Brimob
-
Sadisnya Anggota Polisi Riau, Habisi Nyawa Ibu Kandung di Siak