SuaraRiau.id - Pemerintah Kota atau Pemkot Pekanbaru kembali menggelar vaksinasi Covid-19 massal untuk mempercepat imunitas warganya. Vaksinasi massal tersebut ada di delapan titik.
Hal tersebut sesuai imbauan Presiden Joko Widodo saat kunjungan kerja meninjau vaksinasi massal pada Rabu (19/5/2021).
"Pasca kedatangan Presiden RI kita didorong untuk menggesa vaksinasi bagi masyarakat, Pekanbaru juga sudah dipasok tambahan vaksin sebanyak 50.000 dosis," kata Wali Kota Pekanbaru Firdaus dikutip dari Antara, Minggu (23/5/2021).
Firdaus juga mengimbau dan mengajak warganya untuk datang ke lokasi vaksinasi yang sudah disediakan Pemkot Pekanbaru, tentunya dengan menerapkan protokol kesehatan (prokes).
"Untuk 50.000 dosis vaksin Covid-19 sesuai perintah Presiden, vaksinnya sudah diterima Pemprov Riau kemarin sore. Rinciannya, 50.000 dosis untuk Pekanbaru dan 50.000 dosis untuk Kota Dumai," kata Wali Kota Pekanbaru.
Selanjutnya, untuk menggesa proses vaksinasi Covid-19 bagi sekitar 60.000 lagi warga Pekanbaru, program vaksinasi massal kembali dilakukan dengan menggandeng beberapa kelompok masyarakat serta tokoh agama.
"Seperti kemarin vaksinasi massal sudah dimulai di dua tempat, Hotel Furaya dan Hotel Novotel dengan target 5.500 orang," katanya.
Pemko Pekanbaru sudah berkoordinasi dengan kelompok yang akan menyelenggarakan vaksinasi massal dengan membuka delapan titik lokasi antara lain di Rumah Sakit Daerah Madani, Puskesmas Rejosari, Gedung Guru Kota Pekanbaru di Jalan Arifin Ahmad, Gedung Serbaguna di dalam Kawasan Perumnas Rumbai (di belakang Mapolsek Rumbai, Jalan Sekolah) dan di Gedung Pertemuan Sopo Godang HKBP di Jalan Hang Tuah.
"Kami membagi lokasi vaksinasi massal ini per zona dan akan digelar selama tujuh hari," katanya.
Firdaus berharap masyarakat juga dapat memanfaatkan fasilitas sesuai lokasi terdekat dimana ia bermukim untuk vaksin, terutama untuk lansia.
"Kami menargetkan 45.000 orang tahap pertama ini bisa selesai divaksin dalam sepekan," ujar Firdaus. (Antara)
Berita Terkait
-
Razia Protokol Kesehatan di Pekanbaru, 3 Warga Reaktif Covid-19
-
Pembangunan Pasar Induk Mangkrak, Ini Penyebabnya
-
Usai Dikunjungi Jokowi, Pekanbaru Terima Tambahan 50 Ribu Vaksin COVID 19
-
Tolak Divaksin, Siap-siap ASN dan Hononer Siak Kena Sanksi
-
Jokowi ke Riau, Pekanbaru-Dumai Jadi Perhatian Pengiriman Vaksin
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK, Ulangi Jejak Kelam Pendahulu
-
Ledakan Dahsyat Guncang Mall AEON Dua Orang Tewas, Diduga Akibat Kebocoran Gas
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
Terkini
-
Abdul Wahid Menunggu Vonis, Berharap Putusan Benar-benar Adil
-
Beli Sofa melalui TikTok, Warga Pekanbaru Tertipu Rp300 Juta
-
Ribuan Ijazah SMA-SMK Negeri di Riau Belum Diambil, Dinas Pendidikan: Gratis!
-
Merasa Difitnah, Ketua DPRD Siak Laporkan Dugaan Pencemaran Nama Baik
-
Harga Sawit Riau Nanjak Lagi, Dihargai Rp3.913 per Kg Periode Ini