SuaraRiau.id - Kelompok masyarakat yang menggeluti Industri Kecil Menengah (IKM) pandai besi di Kabupaten Kampar, Riau mendapat angin segar.
Produk dodos dan egrek yang dipakai untuk memanen sawit kini ada label SNI, kualitas mutu terjamin, ekonomi rakyat menggeliat.
Sahliyar, seorang warga Desa Teratak, Kecamatan Rumbio Jaya, Kampar, tampak sumringah. Hasil jerih payah dan kerja kerasnya bersama ratusan warga dalam menggeluti usaha kerajinan pandai besi selama puluhan tahun ini akhirnya diakui kualitas dan mutunya oleh negara.
Karya tangan-tangan cekatan 250 warga sekampung ini adalah alat-alat pertanian, utamanya benda tajam yang digunakan untuk membantu pekerjaan para petani.
Masyarakat di kawasan sentra pandai besi ini punya satu misi yang sama, yaitu melahirkan produk pertanian yang berkualitas dalam wadah industri kecil menengah (IKM) dengan nama kelompok usaha Rumbio Jaya Steel. Nama kelompok ini sendiri diambil dari identitas daerah tempat mereka tinggal, yang juga dijadikan sebagai sentra produksi.
Sahliyar merupakan ketua dari kelompok tersebut. Dua tahun terakhir, pria 41 tahun ini didapuk memimpin sentra industri kecil menengah ini.
Meskipun di tengah pandemi Covid-19, semangat mereka tak lesu, walaupun dari sisi ekonomi juga turut terdampak.
Sejak diamanahkan sebagai ketua itu pula, dari tahun ke tahun, Sahliyar terus berupaya mendorong para anggotanya untuk menciptakan dua produk unggulannya yaitu dodos dan egrek agar memiliki mutu terbaik.
Sampel produk yang dikirim mereka itu telah diuji dan diteliti kualitasnya oleh Lembaga Sertifikasi Produk (LsPro).
Alhasil, dua alat utama untuk memanen hasil kelapa sawit dari ladang-ladang para petani ini pun berhasil meraih sertifikat Standar Nasional Indonesia (SNI) dengan nomor SNI 8205:2016 untuk dodos dan SNI 4874:2019 untuk egrek. Hasil kerja keras pengerajin pandai besi ini dinobatkan sebagai produk unggulan daerah yang berasal dari Riau.
Berita Terkait
-
Alam Mayang Pekanbaru, Destinasi Liburan Keluarga yang Wajib Dikunjungi!
-
Banjir Terjang Pekanbaru, Rumbai Terparah, Ribuan Warga Mengungsi
-
Riau 20, Rekomendasi Tempat Bukber dengan Suasana Cozy di Bandung
-
Menapaki Rumah Singgah Tuan Kadi, Warisan Sejarah di Tepian Sungai Siak
-
Pesona Pemandian Air Panas Sungai Pinang: Wisata Sehat dan Menyegarkan
Tag
Terpopuler
- Kode Redeem FF 2 April 2025: SG2 Gurun Pasir Menantimu, Jangan Sampai Kehabisan
- Ruben Onsu Pamer Lebaran Bareng Keluarga Baru usai Mualaf, Siapa Mereka?
- Aib Sepak Bola China: Pemerintah Intervensi hingga Korupsi, Timnas Indonesia Bisa Menang
- Suzuki Smash 2025, Legenda Bangkit, Desain Makin Apik
- Rizky Ridho Pilih 4 Klub Liga Eropa, Mana yang Cocok?
Pilihan
-
Laptop, Dompet, Jaket... Semua 'Pulang'! Kisah Manis Stasiun Gambir Saat Arus Balik Lebaran
-
4 Rekomendasi HP Murah Rp 2 Jutaan Lancar Main Free Fire, Terbaik April 2025
-
9 Rekomendasi HP Murah Rp 2 Jutaan Lancar Main Game, Terbaik April 2025
-
Seharga Yamaha XMAX, Punya Desain Jet: Intip Kecanggihan Motor Listrik Masa Depan Ini
-
Demi Jay Idzes Merapat ke Bologna, Legenda Italia Turun Gunung
Terkini
-
Pungut Retribusi Sampah secara Tunai di Pekanbaru Bisa Dilaporkan
-
Syamsuar Pesan Jangan Ada 'Dua Matahari' ke Gubri Wahid, Ini Maknanya dalam Kepemimpinan
-
Rumah Didatangi Gubri Wahid, Syamsuar Ngomongin 'Dua Matahari'
-
Harga Sayuran di Pekanbaru Naik 3 Kali Lipat, Cabai Tembus Rp120.000 usai Lebaran
-
Gubri Wahid Siap Lantik Afni dan Syamsurizal Jadi Bupati-Wakil Bupati Siak