SuaraRiau.id - Seorang politisi menjadi bulan-bulanan warganet usai menyebut virus Corona adalah makhluk yang juga punya hak untuk hidup.
Melansir Hindustian Times, politisi papan atas asal India bernama Trivendra Singh Rawat, menuliskan bahwa virus Corona adalah organisme, makhluk yang juga memiliki hak untuk hidup.
"Kalau kita bicara filosofis, maka virus Covid-19 juga merupakan organisme hidup yang ingin hidup dan berhak hidup layaknya manusia," tuturnya dikutip dari Batamnews.co.id--jaringan Suara.com, Selasa (18/5/2021).
Tak hanya itu, Trivendra Singh Rawat juga menyalahkan manusia atas 'ganasnya' mutasi virus corona.
"Namun, kita menganggap diri kita lebih cerdas daripada organisme hidup lainnya. Kita sekarang mengejarnya dan untuk melarikan diri, virus jadi terus bermutasi," kata dia.
Lebih lanjut, Rawat mengungkapkan kepada saluran berita lokal dalam wawancara tentang pandemi Covid-19 yang telah menewaskan lebih dari 4.100 orang di Uttarakhand, lebih dari 258.300 di seluruh negeri telah memaksa sebagian besar negara bagian untuk memberlakukan pembatasan ketat.
Namun, dia mengatakan manusia perlu melampaui virus Corona untuk tetap aman.
Postingannya tersebut langsung dikomentari oleh warganet, mengingat banyaknya korban jiwa akibat virus Corona.
Berita Terkait
-
Panduan Penggunaan Masker CDC Bikin Masyarakat Bingung
-
WHO: Saat Ini Dunia Mencapai Titik 'Apartheid Vaksin', Apa Itu?
-
Ilmuwan Desak Penyelidikan Asal-usul Corona dan Berita Hits Health Lainnya
-
Puluhan Ilmuwan Serukan Penyelidikan Asal-usul Virus Corona Lebih Lanjut
-
Kasus Terus Meningkat, Pulau Sumatera Nyaris Rata Zona Oranye dan Merah
Terpopuler
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- Ini 3 Pilihan Terbaik HP Snapdragon Termurah dengan Layar AMOLED
- Lagu Runaway Menggema di SUGBK, Jadi Penutup Konser Kanye West di Jakarta
Pilihan
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
Terkini
-
PLN Berlakukan Pemadaman Listrik Bergilir di Pekanbaru Mulai 26 Oktober
-
Operasi Lancang Kuning 2026 Resmi Digelar, Ini 10 Pelanggaran yang Disasar
-
Pemutihan Denda Pajak di Pekanbaru Diperpanjang hingga 31 Oktober 2026
-
Koleksi 18 Poin, PSPS Pekanbaru Puncaki Klasemen Sementara Grup A
-
Heboh 247 Kepsek di Inhu Dilantik Belum Dapat SK, Ini Kata Dewan Pendidikan