SuaraRiau.id - Aplikasi percakapan WhatsApp baru saja merilis fitur pembayaran di Brasil. Fitur tersebut memungkinkan penggunanya di negara itu berkirim uang melalui aplikasi.
Sebelumnya, WhatsApp memang pernah mengumumkan fitur itu di Brasil sekitar setahun lalu.
Namun kemudian dinonaktifkan, karena otoritas setempat menganggap hal itu bisa merugikan bank dan sistem pembayaran lokal.
Setelah itu, pada bulan-bulan terakhir WhatsApp kemudian menerima otorisasi untuk merilis fitur itu lagi untuk mengirim uang ke teman dan keluarga (belum tersedia untuk mengirim uang ke bisnis), dan hari ini tersedia untuk pengguna tertentu di Brasil.
"Kami sedang berupaya untuk meluncurkan ini kepada semua orang dengan cepat, tetapi bagi mereka yang mendapatkan akses terlebih dahulu: mengirim pembayaran ke teman akan membuka kunci fitur untuk mereka," kata WhatsApp dalam akun Twitter resminya, dikutip Antara, Kamis (6/5/2021).
Cara memastikan bahwa fitur itu aktif, pengguna cukup membuka obrolan dan ketuk menu berbagi obrolan, jika di situ ada menu pembayaran berarti fitur sudah tersedia.
Jika tidak diaktifkan, pengguna perlu menerima permintaan pembayaran dari kontak mana pun yang mengaktifkan fitur tersebut di akun WhatsApp miliknya.
Permintaan Pembayaran adalah konsep yang sudah digunakan untuk mengaktifkan Pembayaran WhatsApp UPI di India.
Permintaan pembayaran tersedia gratis, jadi pengguna tidak perlu benar-benar mengirim uang terlebih dahulu untuk mengaktifkan pembayaran untuk teman. Pengguna hanya perlu mengirim permintaan pembayaran.
Fitur pembayaran WhatsApp kemungkinan juga akan dipakai berbagai negara di masa depan, misalnya Meksiko, Inggris, dan Spanyol. (Antara)
Berita Terkait
-
WhatsApp Mulai Uji Coba Fitur Migrasi Chat iOS dan Android
-
Update, Cek Pesan Suara WhatsApp Kamu sebelum Dikirim!
-
Merasa Diperas Usai Video Call Sama Wanita Bugil, Pria Jember Lapor Polisi
-
Telegram Bakal Rilis Sejumlah Teknologi Baru Bulan Depan, Apa Saja?
-
Kata-kata Malam Nuzulul Quran yang Menyentuh, Cocok untuk Status WhatsApp
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Belajar Bisnis Media di Chongqing, Bantu Branding Daerah lewat Influencer
-
Membuka Jalan untuk Difabel, PNM Hadirkan Pelatihan Vokasi Menuju Kemandirian
-
Minyak Sawit dan Kopi Indonesia Jadi Komoditi Paling Diminati di Chongqing
-
Cerita Robot-robot Tahan Ledakan Bikinan Anak Muda dari Chongqing
-
Makin Kuat Bersama Danantara, PNM Perluas Harapan bagi 23,1 Juta Pengusaha Ultramikro