SuaraRiau.id - Kabar adanya mobil Gran Max membawa uang miliaran disetop polisi menggegerkan media sosial. Uang miliaran rupiah tersebut hanya ditutup terpal.
Kejadian itu ditemukan polisi di Exit Tol Ngawi, pada Jumat (20/4/2021), ketika tengah melakukan razia penyekatan arus mudik.
Setelah diamankan, Gran Max itu kemudian baru diketahui kalau tengah mengangkut uang sebanyak Rp 2,1 miliar yang ditaruh di bagasi belakang.
Dalam video amatir rekaman seorang petugas, pengemudi mengaku hanya sebagai pengantar uang tersebut ke Magetan, Jawa Timur.
Menariknya, uang yang dibawa Gran Max bukanlah pecahan besar saja. Melainkan ada pecahan uang kecil, seperti Rp 5 ribu, Rp 10 ribu, Rp 20 ribu, Rp 50 ribu dan Rp 100 ribu.
Uang itu dibungkus rapi dengan plastik, dan kemudian ditutup terpal.
Polisi sempat curiga lantaran ketika pemeriksaan, sopir Gran Max itu tidak dilengkapi dengan dokumen ataupun surat terkait uang sebanyak Rp 2,1 miliar yang ada di bagasi mobil.
Sopir Gran Max mengaku dirinya hanya sekadar bertugas mengantar uang tersebut atas perintah majikan.
Menurut sang sopir, uang itu adalah kepunyaan majikannya yang hendak dibawa dari Bandung, Jawa Barat, ke Magetan, Jawa Timur.
Sementara itu, Kapolres Ngawi AKBP I Wayan Winaya mengakui, pihaknya sempat mengamankan kendaraan Gran Max berkelir silver. Ketika dicegat dan melakukan pemeriksaan identitas, sang sopir sempat dicurigai.
Dari tanya jawab dengan pengemudi yang menolak diungkap identitasnya itu, uang tersebut dibawa dari Bandung untuk diantarkan ke Magetan.
“Setelah didalami berikut pelacakan yang dilakukan Polres Ngawi dipastikan uang tersebut tidak mengindikasikan adanya unsur pidana,” jelas Kapolres Ngawi, AKBP I Wayan Winaya dikutip dari Hops.id--jaringan Suara.com, Senin (3/5/2021).
Setelah ada kejelasan identitas dari uang Rp 2,1 miliar tersebut, polisi kemudian melakukan pengawalan ke tujuan pengiriman.
“Ini adalah salah satu bentuk pengawalan yang kita berikan untuk menjamin adanya rasa aman dalam perjalanan,” kata dia.
Berita Terkait
-
Antisipasi Pemudik, Polisi Mulai Sekat Perbatasan Riau-Jambi
-
Penyekatan Arus Mudik, Polisi Tangkap Anggota BNN Gadungan di Bekasi
-
320 Mobil Disuruh Putar Balik Setelah Keluar dari Gerbang Tol Cileunyi
-
Pemerintah Larang Warga Mudik, Polisi Dirikan 333 Pos Penyekatan
-
Lebaran 2021 Warga Dilarang Mudik, Titik Penyekatan Tambah 2 Kali Lipat
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- 5 Rekomendasi Rice Cooker Digital, Nasi Tetap Pulen hingga 48 Jam
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Anggaran Riau Terbatas, SF Hariyanto Ogah Bebani Rakyat dengan Pajak Baru
-
Terdeteksi 198 Titik Panas di Riau, Terbanyak Kedua se-Sumatera
-
AJI Pekanbaru-GREEN for Riau Initiative Gelar Workshop dan Fellowship
-
Menko Muhaimin Iskandar Apresiasi Efektivitas Pemberdayaan PNM di Gresik
-
Kronologi Pemotor Tewas usai Terpental di Jalan Sudirman Pekanbaru