SuaraRiau.id - Felicia Tissue akhirnya muncul di Instagram untuk pertama kali usai ramai kisruh hubungan asmaranya dengan Kaesang Pangarep jadi perbincangan publik.
Namun, Felicia Tissue mengungkapkan perasaannya di Instagram lewat keterangan berbahasa Inggris.
Felicia Tissue kemudian membeberkan alasan dirinya tidak menggunakan bahasa Indonesia dalam menyampaikan perasaannya.
Diketahui, gadis berdarah Tionghoa itu memilih untuk tidak mengaktifkan akun Instagram saat kisah cintanya dengan Kaesang disorot netizen.
Dengan menggunakan bahasa Inggris, Felicia kemudian mengucapkan banyak terima kasih kepada pihak-pihak yang telah menyemangatinya selama ini.
Ia pun mengunggah foto cantik dirinya sedang tersenyum lebar di depan kamera.
“Saya sudah lama ingin mengucapkan “Terima kasih”. Terima kasih telah berempati dan kata-kata penyemangat kalian. Saya yakin masing-masing dan setiap dari kalian sedang berperang dalam hidup kalian sendiri. Namun tetap saja, kalian menunjukkan kepedulian, perhatian & berdoa untuk seseorang yang bahkan tidak kalian kenal secara pribadi,” tulis caption Felicia Tissue di laman Instagramnya dikutip dari Hops.id--jaringan Suara.com, Senin (19/4/2021).
Menurutnya, dukungan dan semangat yang diberikan untuknya sangat berarti. Kata-kata dari para penggemar membuat Feli tak putus asa dan justru menerima perubahan dalam hidupnya.
“Apa yang kalian lakukan mungkin terlihat sepele oleh beberapa orang tetapi sebenarnya itu sangat memengaruhi saya karena kata-kata kalian memberdayakan saya. Tindakan sederhana kalian yang membuat saya tersentak untuk berhenti putus asa, menerima perubahan & menyadari bahwa tidak semua badai datang mengganggu hidup kalian, melainkan untuk membersihkan jalan kalian. Saya mendapatkan kembali kepercayaan saya pada kemanusiaan,” ujar Felicia.
Lebih lanjut, Felicia Tissue juga mengungkapkan alasan mengapa dirinya tidak menggunakan bahasa Indonesia dalam menyampaikan perasaannya.
Felicia ingin menyampaikan isi hatinya dengan sebaik mungkin. Ia memiliki prinsip untuk bisa bertanggungjawab atas setiap kata yang diucapkannya.
“Bukanya saya gak mau ngetik dalam Bahasa Indonesia, tetapi karena saya ingin bisa menyampaikan isi hati saya sebaik2 mungkin. Prinsip hidup saya itu kata yg kita ucapkan itu harus kita bisa pertanggung jawabkan. Perkataan itu mempunyai kekuatan utk membantu, menyakiti, menghina, …etc,” ucapnya.
Perempuan yang sudah berpacaran dengan Kaesang selama lima tahun itu juga memohon pengertian warganet karena sering menggunakan bahasa Inggris. Namun, ia mengaku akan berusaha lebih sering pakai bahasa Indonesia ke depannya.
“Seperti pepatah “lidah lebih tajam daripada pedang”. Dan kepenting keduanya itu “cara penyampaian”. Jadi kalo saya lebih banyak menggunakan inggris, mohon pengertianya. Tapi saya jg akan mencoba menggunakan bahasa Indonesia biar bisa saling mengerti dan poles bahasa saya jg..haha,” kata Felicia Tissue.
Berita Terkait
-
Felicia Tissue 4 Bulan Tinggal Kaesang: Bertahan Hidup dengan Bermimpi
-
Reaksi Kaesang Pangarep Dibilang Mirip Yangyang WayV
-
Mirip Yangyang NCT, Netizen Dorong Kaesang Debut Idol
-
Felicia Tissue Diduga Terlibat Kasus Penipuan, Warganet Ngadu ke Meilia Lau
-
Eks Pacar Kaesang, Felicia Tissue Terseret Isu Kasus Penipuan
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- 5 Sabun Mandi Vitamin C Terbaik untuk Mencerahkan Kulit Belang, Lengkap dengan Review Pengguna
- Daftar Shio yang Paling Tidak Cocok dengan Shio Macan dalam Bisnis dan Asmara
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Gubernur Sulsel Telepon Langsung Pemilik SPBU
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
Bakar Hutan untuk Lahan Kebun Sawit, Warga di Bengkalis Jadi Tersangka
-
3.028 Warga Pekanbaru Terjangkit ISPA Akibat Kabut Asap Karhutla
-
Karhutla Siak Capai 273 Hektare, Keterbatasan Anggaran Jadi Tantangan
-
BRI Perkuat Layanan Global Lewat Inovasi BRImo Taiwan
-
LPPOM Babel Resmikan Pusat Layanan Halal Terpadu Pertama di Indonesia