Ilustrasi virus Corona atau Covid-19. [Shutterstock]
Hal ini tentunya wajib diawasi oleh penghulu dan para camat dan serta Satgas Penanggulangan Covid-19.
“Bahkan kami ikut mengawasi dan terus berkoordinasi. Tujuannya sudah pasti, bagaimana angka Covid-19 terus menurun,” ungkap Budhi.
Lebih jauh, Budhi menyampaikan bahwa sejauh ini koordinasi sudah maksimal dilakukan. Namun, pihaknya tidak berhenti sampai di situ.
Upaya menurunkan angka terkonfirmasi positif Covid-19, tidak bisa dilakukan sendiri tapi serentak semua elemen menyadari dan terbiasa mematuhi prokes.
Ditambah Budhi, Perda Covid dan penanggulangan penyakit menular itu, sepenuhnya untuk kepentingan masyarakat, agar terhindar dari Covid-19.
Kontributor : Alfat Handri
Tag
Berita Terkait
-
Update COVID-19 Batam: Empat Kecamatan Zona Merah
-
Belajar dari Tahun Lalu, Satgas Covid-19 Minta Masyarakat Tak Mudik
-
Maia Estianty Positif Covid-19 Gegara Peluk Orang, Begini Kondisinya
-
Maia Estianty Positif Covid-19 Lagi, Gejala Lebih Terasa dari Sebelumnya
-
6 Pegawai Positif Covid-19, Bank Sumut Cabang Tebing Tinggi Tutup Sementara
Terpopuler
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Kemenhut Tangkap 3 Pelaku Pembalakan Liar di SM Kerumutan Riau
-
Ratusan Ruko STC Pekanbaru Resmi Jadi Aset Pemkot, HGB Tak Bisa Diperpanjang
-
Harga Sawit Riau Terus Meroket, Nyaris Rp4.000 per Kilogram
-
Padamkan Karhutla Riau, Manggala Agni Kesulitan Dapatkan Sumber Air
-
Gajah Jovi Mati setelah Sebulan Dirawat Intensif di PLG Minas