SuaraRiau.id - Polisi menangkap tersangka penyelundupan 16 kilogram sabu di Jalan Paus, Kelurahan Lembah Damai, Kecamatan Rumbai Pesisir, Pekanbaru.
Polda Riau menggagalkan penyelundupan narkotika jenis sabu yang menggunakan jasa taksi untuk mengelabui polisi.
Dari penuturan pelaku, ternyata ia diupah sebesar Rp 74 juta rupiah untuk mengantarkan sabu ke luar daerah.
Kapolda Riau Irjen Agung Setia Imam Effendi menunjukkan uang tunai sebagai ongkos pengiriman sabu.
“Ini ongkos mengantar sabu 16 kilogram ada Rp 74 juta,” ucap Kapolda dikutip dari Riauonline.co.id--jaringan Suara.com, Rabu (7/4/2021).
Irjen Agung menambahkan, tersangka merupakan residivis kasus narkoba dan baru saja keluar dari Lembaga Pemasyarakatan Batam.
“Pengendalinya merupakan narapidana di Lapas Batam inisial A,” tutur Irjen Agung.
Sebelumnya diketahui, tersangka F menggunakan jasa taksi menyelundupkan narkotika jenis sabu untuk mengelabui petugas.
“Keterlibatan taksi ini murni hanya mengantarkan penumpang saja dan bukan menjadi bagian dari sindikat ini,” kata Jenderal Bintang Dua itu.
Berita Terkait
-
Politisi Gerindra Tertangkap Pesta Sabu, Kawan Terancam Hukuman Mati
-
Viral Oknum Polisi Hisap Sabu Rame-rame di Dalam Mobil, Pangkatnya Kompol
-
Petugas Ungkap Fakta 4 Oknum Polisi Viral yang Kedapatan Hisap Sabu
-
Sempat Viral, Oknum Perwira Polisi Nyabu dalam Mobil Akhirnya Ditangkap
-
Pengantin Tunda Malam Pertama karena Mempelai Pria Ditahan Polisi
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
IRT di Siak Tewas Diserang Buaya, Sempat Diseret ke Dalam Sungai Metas
-
Wanita Hamil Tewas Bersimbah Darah di Wisata Alam Dumai, Diduga Dihabisi Suami
-
Pertumbuhan Kredit dan DPK Tetap Tinggi, BRI Sebut Kepercayaan Publik Terjaga
-
PNM dan KPPPA Perkuat Ketahanan Keluarga Lewat Pemberdayaan Perempuan di Bajawa
-
BRI Fokus Perkuat Fundamental di Tengah Wacana Buyback Saham BUMN