Dia menjelaskan, aksi-aksi penipuan yang marak itu bermula saat anggota polisi yang juga jadi korbannya tersebut dulunya pernah menggunakan akun Facebook.
Kemudian upload foto pribadinya yang berbaju dinas. Kemudian foto pribadinya ini diambil di wall pribadinya oleh orang tidak dikenal. Kemudian pelaku membuat Facebook baru dengan foto dan identitas tersebut,.
Selanjutnya akun baru tersebut kemudian mengaku personel Polda Riau sesuai dengan nama di baju dinas yang tertera. Penipu juga mengunggah foto foto berbaju biasa dalam kehidupan keseharian yang memang banyak di upload di FB miliknya.
"Lalu akun bodong ini menipu banyak orang. Akun palsu yang menggunakan foto polwan menipu dengan modus motor leasing. Akun palsu lainnya yang menggunakan foto polisi menipu banyak wanita dengan janji dinikahi, disuruh foto bugil dan kemudian diperas uangnya dengan ancaman foto-foto bugilnya akan disebar di medsos jika uang tidak dikirimkan," ungkapnya.
Di satu sisi kata Sunarto, personel Polda Riau sendiri sebenarnya adalah korban karena foto pribadinya digunakan oleh penipu untuk menipu dan memeras orang lain melalui medsos.
"Polwan kita yang jadi korban namanya dicatut, sudah ada yang bikin laporan," katanya.
Bagi masyarakat yang merasa telah jadi korban, pihaknya menyarankan agar segera melapor ke Polsek, Polres atau Polda terdekat dengan alamat domisili. Tidak harus melapor ke Polda Riau karena pelakunya sendiri biasanya berada di luar wilayah hukum Polda Riau.
Menurutnya apabila korban melapor di fanpage Facebook adalah percuma karena sistem pelaporan masyarakat haruslah ke kantor polisi terdekat dengan alamat korban karena pengaduan via medsos belum diatur oleh Undang-Undang.
"Bagi para netizen sangat penting juga untuk disebarkan pada rekan-rekan lain via FB atau via WA kepada kerabatnya agar tidak mudah ditipu orang tak bertanggung jawab. Demikian untuk menjadi maklum," tuturnya.
Kontributor : Panji Ahmad Syuhada
Berita Terkait
-
CEK FAKTA: Benarkah Ada Kanal Pengaduan Penipuan Online via WhatsApp?
-
CEK FAKTA: Rekrutmen Kemenkes 2025 di Facebook, Asli atau Tipu-Tipu?
-
Perusahaan Travel Dipolisikan Kasus Penipuan Modus Kode Booking Palsu, Korban Rugi Miliaran Rupiah
-
Meta Kenalkan Fitur Imagine dan Karakter AI ke Indonesia, Apa Itu?
-
Apa Itu Card Trapping dan Cara Nasabah BRI Terhindar dari Kejahatan 'Ganjal ATM'
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
Silaturahmi ke Rumah Syamsuar, Gubri Wahid: Saya Minta Tunjuk Ajar
-
5 Tahun Tak Bisa Pulang, Bu Atun Bersyukur Ada Program Mudik Gratis dari BUMN
-
Gubri Abdul Wahid Ungkap Rencana Hadapi 'Badai' Efisiensi Anggaran
-
Polda Riau Ungkap Penyebab Penikaman Polisi hingga Berujung Maut
-
BRImo Siap Mendukung Transaksi Selama Libur Lebaran 2025 Seru dan Mudah!