SuaraRiau.id - Bom di Gereja Katedral Makassar menjadi perhatian banyak kalangan. Berbagai respons diungkapkan terhadap insiden berdarah yang terjadi pada Minggu (28/3/2021) tersebut.
Bahkan Ade Armando menyeret-nyeret nama Habib Rizieq Shihab, Din Syamsuddin, dan Amien Rais di kasus bom bunuh diri Makassar.
Ade Armando menilai, ketiga orang itu dianggap turut bertanggung jawab atas tragedi yang memilukan dan mengerikan itu.
Akademisi Universitas Indonesia ini menyebut para jihadis bom Makassar itu sebenarnya hanyalah korban yang tertipu oleh kebohongan yang diciptakan oleh narasi-narasi Habib Rizieq, Din Syamsuddin, dan Amien Rais.
Dalam kanal YouTube Cokro TV, Ade mengatakan kaum penjahat sesungguhnya dari segala kasus terorisme adalah mereka yang terus-menerus memompakan kebencian ke benak umat Islam bahwa di Indonesia, umat Islam terus dizalimi oleh pemerintah kafir.
“Orang seperti Amien Rais, Habib Rizieq Shihab, Din Syamsuddin, adalah orang-orang yang bertanggung jawab atas terorisme. Mereka tentu bukanlah orang yang memerintahkan bom bunuh diri. Tapi mereka lah yang membangun narasi bahwa umat Islam di Indonesia di bawah penindasan dan kezaliman,” kata Ade Armando dikutip dari Hops.id--jaringan Suara.com, Selasa (30/3/2021).
Kata dia, kondisi ini tentu tidak sama ketika di era orde baru, ketika Soeharto memerintahkan militer untuk membantai warga sipil di Tanjung Priok, dan muncul seruan umat Islam harus bergerak melawan.
Atau, sebutnya di Palestina yang ada seruan untuk melakukan aksi bunuh diri melawan Israel yang memang menindas selama berpuluh-puluh tahun. Dua narasi di atas, dianggap Ade bisa diterima.
Ade lantas bertanya-tanya, di Indonesia saat ini, apa penindasan terhadap umat Islam yang berlangsung sehingga para jihadis merasa berkewajiban untuk membunuhi non muslim dengan mengorbankan nyawa mereka sendiri.
“Tapi masalahnya ada pemuka agama Islam yang terus membangun narasi ‘kita lawan mereka’. Ini bahkan diajarkan di sekolah-sekolah dasar, menengah, sampai ke universitas. Ini terus diinjeksikan di pengajian, masjid, sampai mimbar Jumat, tabligh akbar, dan juga media sosial.” kata Ade.
Ade kemudian mengungkit soal Anies Baswedan yang memanfaatkan sentiman agama terkait Ahok.
“Bahkan secara menjijikkan orang seperti Anies Baswedan memanfaatkan sentimen keagamaan semacam itu untuk tujuan sempit, untuk menggulingkan Ahok dan menjadikan dirinya gubernur,” ujarnya.
Lebih jauh, dalam kesempatan itu, Ade Armando menyebut jika kejadian bom Makassar ada hubungannya dengan Habib Rizieq, Din Syamsuddin, dan Amien Rais. Hal itu dimaksudkan dalam kacamata sebab akibat.
Kata dia, ketika setiap hari kebencian terhadap musuh-musuh Islam digaungkan, maka dirinya merasa tak heran jika kemudian kita melihat tumbuhnya umat Islam yang hidup dengan penuh kebencian.
Maka dari itu, menurutnya, slogan persaudaraan umat Islam yang seharusnya seharusnya membawa kedamaian, justru dianggap menumbuhkan konsolidasi gerakan untuk menghancurkan non muslim.
Tag
Berita Terkait
-
Denny Siregar Desak MUI Buat Fatwa Jenazah Teroris Tak Wajib Disalatkan
-
Soal Aksi Bom di Makassar, HNW: Agama Haramkan Teror Seperti Itu
-
Eko Kuntadhi: Suami Bomber Gereja dapat Bidadari, Istrinya Dapat Tupperware
-
Bom Makassar, Habib Rizieq: Jika Ada yang Bilang Itu Jihad, Sangat Keliru
-
Bomber Gereja Katedral Makassar Ubah Penampilan Setelah Menikah
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Tapir Mati Mengenaskan di Areal Perusahaan, Diduga Ditabrak Truk Besar
-
Polisi Tetapkan Tersangka Karhutla 180 Hektare di Bengkalis
-
Abdul Wahid Terjerat Dugaan Korupsi, UAS: Aku Akan Tetap Membelamu
-
Pemkab Siak Sewa Mobil Dinas Rp8 Miliar, tapi Ada yang Janggal
-
Segera Dibuka, Berikut Link SPMB Tingkat SD dan SMP di Pekanbaru