SuaraRiau.id - Selebritas Aura Kasih akhirnya mengungkapkan berterus terang perihal permasalahan rumah tangganya. Padahal, ia baru saja menggugat cerai suaminya Eryck Amaral bule asal Brasil.
Aura Kasih mengaku sudah memastikan dirinya dan Eryck sudah berpisah resmi secara agama.
Selain itu, dalam wawancara di kanal Youtube Dapur Bincang Online, Aura membeberkan salah satu penyebab dirinya bercerai dari Eryck yaitu soal masalah keuangan. Diakuinya, Eryck kerap berkecil hati lantaran penghasilannya lebih kecil dibanding Aura.
“Mantan suamiku punya rasa seperti intimidasi sosial padahal kita gak ngapa-ngapain. Dia ngerasa istri gue pendapatannya lebih tinggi gue enggak, gue kok ngerasa gak melakukan apa-apa,” ujarnya dilansir laman Youtube Bincang Dapur Online pada Minggu 14 Maret 2021, dikutip dari Hops.id--jaringan Suara.com.
Lebih lanjut, Aura Kasih juga mengatakan bahwa mantan suaminya itu punya kecenderungan mudah berkecil hati.
"Setiap orang punya tipe yang berbeda. Ada juga yang tipe semangat mau berusaha menyamakan dengan istrinya. Ada juga yang tipenya memilih pergi. Padahal kita (Aura dan Eryck) bisa sama-sama aku bisa support suami,” ujar penyanyi cantik tersebut.
Aura juga menduga penyebab suaminya tak betah di Jakarta salah satunya karena merasa terintimidasi dengan karier Aura.
“Dia insecure (khawatir) ada intimidasi sosial. Apalagi aku orang entertaiment, aku mengerjakan apapun dia juga lihat. makannya aku rasa dia terintimidasi padahal aku gak ngapa-ngapain.” terang Aura.
Tak hanya itu, Aura juga menganggap bahwa salah satu pemicu mindernya suaminya adalah persoalan gaya hidup.
“Dia kerja tapi ngerasa penghasilannya jauh dari aku. Jadi yang selalu bikin dia ngerasa kurang adalah lifestyle. Dia dateng setelah aku punya rumah, punya ini itu, tas segala macem,” sebutnya.
Padahal di sisi lain Aura mengaku tidak peduli apakan jodohnya dari orang berada atau tidak.
“Sebenernya perempuan kalau punya karier, itu gak akan mikir cowoknya harus tajir apa enggak.” katanya.
“Kalau aku pribadi, tajir tapi dia bego mah gabisa kerja sebenernya kita juga yang kerja, nanti duitnya habis." sambungnya.
Sementara itu di sisi lain, publik menduga hubungan jarak jauh atau Long Distance Relationship (LDR) menjadi alasan Aura dan sang suami bercerai. Namun hal itu tidaklah tepat.
“Bukan karena LDR, dia tuh (Eryck) orangnya gak sabaran. Dia masih muda belum punya pengalaman pahit. Dia dapat masalah sedikit stres, pengennya cabut aja.” ungkap Aura.
Berita Terkait
-
Asyik Joget di Kelab Malam, Lisa Mariana Teriakkan Nama Aura Kasih dan Ridwan Kamil
-
Pasto Dilarang Bawakan Lagu Glenn Fredly, Rayen Pono Buka Suara Soal Mekanisme Royalti
-
Drama Aura Kasih Berlanjut, Berpeluang Dipanggil KPK Terkait Ridwan Kamil di Luar Negeri
-
KPK Bakal Panggil Pihak Terkait Kasus Bank BJB, Termasuk Aura Kasih?
-
KPK Ungkap Ambil Informasi dari Medsos soal Ridwan Kamil, Singgung Isu Aura Kasih?
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Bedak Apa yang Bisa Menghilangkan Flek Hitam? Ini 5 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 4 Toko Online Terpercaya untuk Beli Sepatu Lari di Indonesia, Dijamin Original
Pilihan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
Terkini
-
Agrinas Klaim Laba Bersih Rp27 Miliar, Petani Sawit Sebut Padahal Bisa Cuan Triliunan
-
Kronologi Bocah Tewas Diduga Diterkam Harimau di Area HTI Pelalawan
-
Ombudsman Tinjau Langsung Fasilitas dan Pelayanan di Kantor Imigrasi Kelas II TPI Siak
-
Investasi ORI030 di BRI, Nikmati Kupon Tetap Hingga 7,00% per Tahun
-
Tentang Tiongkok, Sosialisme yang Mengabdi kepada Rakyat