SuaraRiau.id - Pria paruh baya di Duri, Kabupaten Bengkalis mesti mendekam di penjara gara-gara memukul tetangganya bernama Jhondri hingga babak belur.
Hal itu dilakukan pelaku S (53) yang merupakan warga Desa Simpang Padang, Kecamatan Bathin Solapan, Kabupaten Bengkalis.
Dalam aksi pemukulan itu, bahkan ia dibantu oleh anak dan isterinya. Pelaku tersebut dilaporkan korban ke Polsek Mandau dengan laporan polisi nomor : LP/65/III/2021/SPKT/Riau/Res-Bks/Sekmandau.
"Masalahnya sepele, gara-gara omongan (membuat tersinggung, red), barulah terjadi perkelahian," kata Kapolsek Mandau, Kompol Arvin Hariyadi, Senin (8/3/2021).
Arvin menjelaskan bahwa pelaku dan korban ini merupakan warga yang tinggal di satu lingkungan, mereka bertetanggaan.
"Tersangka S (53) tersebut telah diamankan dan dikenakan pasal tindak pidana pengeroyokan sesuai dengan rumusan Pasal 170 KUHPidana," jelasnya.
Dalam melancarkan aksinya, awalnya tersangka pengeroyokan S sendirian. Namun kemudian anak dan istrinya justru ikut nimbrung melakukan tindakan pengeroyokan terhadap korban tersebut.
Kronologisnya, kata Arvin, kejadian tersebut bermula pada Kamis (4/3/2021) sekitar pukul 17.30 WIB di depan rumah pelaku S yang berada di Jalan HM Saleh Desa Simpang Padang, Bathin Solapan, Bengkalis.
"Pada saat itu korban baru saja tiba di depan rumah, kemudian tiba-tiba pelaku memanggilnya, mendengar hal tersebut korban bernama Jhondri langsung pergi menuju ke depan rumahnya," ungkapnya.
Kemudian, tiba-tiba Pelaku S langsung memukul wajah Jhondri sebanyak 2 kali, karena melihat hal tersebut, korban langsung lari pulang ke rumah.
Namun pelaku tetap mengejar Jhondri dan memukul berkali kali ke arah badannya, tidak terima di pukul ia pun membalas dengan memukul wajah S sehingga sama-sama terjatuh.
Lebih lanjut Kapolsek menerangkan, bahwa tidak berapa lama kemudian datang Istri dan anak pelaku dan langsung ikut memukul Jhondri dengan batu.
Lalu melihat korban dikeroyok, istri korban langsung berteriak serta minta tolong, dan tidak berapa lama datang tetangga untuk melerai.
Atas kejadian tersebut Jhondri mengalami luka memar di pipi, luka di siku sebelah kiri serta kanan, luka di bibir, hidung bengkak dan selanjutnya korban melaporkan kejadian tersebut pada pihak Kepolisian.
"Saat ini pelaku S (53) sudah diamankan oleh tim opsnal Reskrim ke Polsek Mandau guna untuk dilakukan penyelidikan maupun proses hukum lebih lanjut," tuturnya.
Berita Terkait
-
Niat Baik Berujung Petaka! Melerai Cekcok Sopir Taksi, Pemuda di Kemayoran Malah Dikeroyok Pemabuk
-
Ketua RW Sebut Bukan Warga Lokal, Siapa Belasan Orang yang Keroyok Dico hingga Tewas di Grogol?
-
Niat Lerai Cekcok Berujung Maut, Dico Tewas Dikeroyok dan Dilempar dari Lantai 2 Weston Billiard
-
Viral Delapan Siswa SMK 1 Polewali Keroyok Satpam karena Tak Terima Ditegur Merokok
-
Kesaksian Warga soal Pengeroyokan Penjaga Warung di Kemayoran: Saya Anggota, Jangan Ikut Campur!
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
Terkini
-
5 Pekerja di Inhu Jadi Korban Penembakan dan Pembacokan Rombongan OTK
-
Heboh di Grup WA, Maling Kostum Pocong Resahkan Warga Rumbai Pekanbaru
-
Kebakaran Masih Membara, 11 Daerah di Riau Siaga Darurat Karhutla
-
Pemkab Siak Akhirnya Ikuti Aturan Mendagri, WFH Rabu Pindah ke Jumat
-
SF Hariyanto saat Lantik 77 Kepala SMA-SMK: Malu Kalau Pakai Rompi Oranye