SuaraRiau.id - Polemik soal pemerintah membuka investasi minuman keras (miras) banyak disorot berbagai kalangan, termasuk pegiat media sosial Denny Siregar.
Membahas terkait investasi miras, Denny Siregar 'terpleset' menyebut jika miras di suatu wilayah merupakan budaya dan sekalian dijadikan pendapatan negara.
Cuitan Denny Siregar soal miras yang disebut merupakan budaya di suatu wilayah, kemudian langsung disambar banyak netizen.
Dalam cuitannya, jika daerah yang boleh investasi miras yakni Bali, NTT, Papua dan Sulut saja. Disebut seluruh wilayah tersebut miras budaya. Namun pendapat tersebut justru menimbulkan banyak komentar yang menyerang cuitan Denny Siregar.
“Daerah yang boleh investasi miras cuma Bali, NTT, Papua dan Sulut doang.. Disana miras itu budaya, daripada dilarang2 larang, sekalian jadikan pendapatan.. Kalo misalnya Aceh sama Sumbar juga dibolehkan meski disana ga ada budaya minum miras, bolehlah ente caci maki..,” tulisnya dilansir dari Hops.id--jaringan Suara.com, Senin (1/3/2021).
Terkait pernyataannya, banyak warganet yang mengomentari cuitan Denny Siregar dengan mendukung hastag #PapuaTolakInvestasiMiras.
Bahkan beberapa cuitan netizen banyak yang menyerang dan geram atas pendapat Denny.
“Mabuk Miras memang tidak baik, Mabuk Agama-pun juga tidak baik. Karena keduanya bisa menghancurkan moralitas bangsa dan agama. Yang mabuk Agama bisa mencaci, menindas dan menjelekkan yg tidak sepaham dengannya. Begitupun mabuk Miras,” tulis akun @AhmedFahrozy.
“Siapa yang bilang budaya?? Goblok.. binatang !!!,” tulis akun @Jayapuraupdate.
Warganet menyayangkan pendapat Denny yang menilai Miras merupakan budaya Papua, tak hanya warganet asal Papua, beberapa dari Sulawesi Utara ikut berkomentar terkait postingan Denny Siregar.
“Darah saya 100 % minahasa ( suku di Sulut ). Iman katolik. Miras bukan budaya di Sulut. Itu fitnah. Itu offside. Desi sudah merendahkan harga diri dan martabat individu, golongan di Sulut. Tangkap dan adili di pengadilan !!,” tulis akun @ErickConstant14.
Seperti yang diketahui, industri miras di tanah air akan masuk dalam daftar positif investasi (DPI) yang pemberlakukan mulai diberikan sejak tahun ini.
Melalui kebijakan yang tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 10 Tahun 2021 tentang Bidang Usaha Penanaman Modal. Aturan turunan dari UU Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja telah ditandangani Presiden Jokowi dan mulai berlaku pada 2 Februari 2021.
Dalam peraturan tersebut yang terdapat pada lampiran III Perpres 10/2021 pemerintah akan mengatur industri miras melalui empat klasifikasi yang masuk dalam daftar bidang usaha dengan persyaratan tertentu.
Di antaranya, pertama industri miras akan dibagi dalam dua kategori yakni mengandung alkohol, dan kedua mengandung alkohol berbahan anggur atau yang biasa dikenal menggunakan sistem fermentasi.
Berita Terkait
-
Viral Promosi Miras Pakai Tantangan Baca Al Quran, Yusril Minta Polisi Bertindak
-
Muhammadiyah Buka Suara Soal Tantangan Hafal Alquran Berhadiah Miras di Festival Musik Ancol
-
Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci
-
Profil Newport Produk Alkohol Milik Orang Tua Group di Balik Kasus Hafalan Al-Quran Berhadiah Miras
-
Geger Challenge Hafal Surah Ad-Dhuha Dapat Hadiah Miras, Promosi Newport di Jakut Tuai Kecaman
Terpopuler
- Sosok Arnold Aristoteles, Mantan Jenderal yang Dimarahi Menteri PU Dody Hanggodo
- Apakah Kulkas Harus Dimatikan saat Membersihkan Bunga Es? Begini Cara yang Benar
- Urutan Pemakaian Air Mawar, Moisturizer, dan Sunscreen di Pagi Hari yang Tepat
- 15 Kode Redeem FF Terbaru 27 September 2026, Lengkap Trik Jitu Dapatkan Bundle Sasuke
- 9 Bedak Padat dan Tabur Terbaik di Indomaret di Bawah 50 Ribu
Pilihan
-
Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
Terkini
-
Klaim Karhutla Sudah Lenyap, BPBD: Asap di Riau dari Provinsi Tetangga
-
Heboh Napi Bisa Pakai HP, Lapas Ujungtanjung Angkat Bicara
-
Siak Kembali Diselimuti Kabut Asap, Kualitas Udara Level Tidak Sehat
-
Agung Nugroho: Jangan Ada Lagi Warga Pekanbaru yang Tak Punya Rumah
-
Detik-detik Kelahiran Anak Gajah di Kawasan Konservasi TNTN