Kue bakul rupanya juga tahan berbulan-bulan karena proses pembuatannya yang lama, hal ini merupakan harapan agar hubungan yang terjalin kekal abadi meski zaman berubah.
Saat perayaan imlek, kue ini menjadi sajian pembuka bagi masyarakat di Tiongkok sebelum menyantap hidangan utama. Hal ini ternyata dipercaya akan membawa keberuntungan, terutama dalam hal pekerjaan.
Biasanya kue ini juga disusun bertingkat, dengan maksud agar ada peningkatan rezeki dan kemakmuran di tahun yang baru.
Saat merayakan tahun baru, masyarakat Tionghoa biasanya akan menyantap dan membagikan kue bakul agar mendapatkan berkat.
Tak hanya itu, kue bakul juga digunakan sebagai sesaji dan tidak dimakan sampai Cap Go Meh atau 15 hari setelah Imlek.
Siapa sangka, ternyata proses pembuatan kue keranjang membutuhkan waktu yang lama dan tenaga yang ekstra.
Untuk fermentasi tepung ketan memerlukan waktu sekitar 10 hari, sedangkan proses pengukusan bisa menghabiskan waktu selama 12 jam.
Membuat kue keranjang juga diperlukan pikiran yang bersih dan prasangka yang baik, agar menghasilkan tekstur yang sempurna. Jika dilanggar, warga Tionghoa meyakini besar kemungkinan hasil kue keranjang menjadi tidak optimal, lembek dan pucat.
Itulah mengapa kue keranjang melambangkan kegigihan, keuletan, dan pantang menyerah dalam meraih tujuan hidup.
Kontributor : Panji Ahmad Syuhada
Berita Terkait
-
4 Shio yang Menarik Keberuntungan 27 Juli 2026, Rezeki Lancar dan Karier Bersinar
-
Bagaimana Cara Mengetahui Shio Berdasarkan Tahun Lahir? Ini Penjelasan yang Mudah Dipahami
-
Aksi Berjalan di Atas Bara Api Warnai Perayaan Shejit Dewa Bumi di Bekasi
-
Festival Bakar Tongkang Kembali Semarakkan Bagansiapiapi
-
Keluarga Muslim Lindungi Tetangga Tionghoa saat Tragedi 98, Dihadiahi Tanah 13 Tahun Kemudian
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
Manfaatkan Pemutihan Pajak Kendaraan 1 hingga 31 Agustus 2026 di Riau
-
Abdul Wahid Ajukan Banding, Merasa Kasusnya Direkayasa: Saya Cari Keadilan
-
Ditantang karena Belum Periksa Raja Juli, KPK: Bukan Masalah Berani atau Tidak
-
SF Hariyanto: Tidak Ada Pemberhentian PPPK di Riau
-
Serangan Monyet Liar di Tembilahan Lukai Warga, Penembak Dikerahkan