SuaraRiau.id - Misteri meninggalnya seorang PNS Pengadilan Tinggi Agama Pekanbaru sedikit demi sedikit terkuak. Korban RH diketahui tewas dengan tubuh hangus terbakar di sebuah rumah kosong beberapa waktu lalu.
Dari keterangan rekan kerja RH, sebelumnya korban pernah menceritakan bahwa korban menerima bisikan gaib untuk mengakhiri hidup karena pekerjaannya tidak benar.
“Menurut bisikan gaib tersebut, pekerjaannya tidak benar, hidupnya sudah salah dan disuruh untuk mengakhiri hidupnya. Karena mendengar cerita tadi teman korban menyarankan RH untuk menemui psikiater,” ucap Kasat Reserse Kriminal Polresta Pekanbaru, Kompol Juper Lumbantoruan dilansir dari Riauonline.co.id--jaringan Suara.com, Kamis (4/2/2021).
Secara garis besar, kata Juper, korban mengalami gangguan kejiwaan dari cerita teman korban tersebut.
“Seminggu terakhir, korban bercerita bahwa dia tidak bisa tidur dan mengalami kebingungan, serta merasa gelisah,” ujarnya.
Sementara itu, untuk penyebab kematian, polisi belum bisa menyimpulkan dan masih menunggu hasil dari Tim Laboratorium Forensik dan Tim Rumah Sakit.
“Sampai saat ini, kita sudah minta keterangan lima orang saksi, dari keluarga dan rekan kerja korban,” tutupnya.
Catatan Redaksi: Hidup seringkali sangat sulit dan membuat stres, tetapi kematian tidak pernah menjadi jawabannya. Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang mengalami masa sulit dan berkecenderungan bunuh diri, sila hubungi dokter kesehatan jiwa di Puskesmas atau Rumah sakit terdekat.
Bisa juga Anda menghubungi LSM Jangan Bunuh Diri melalui email janganbunuhdiri@yahoo.com dan telepon di 021 9696 9293. Ada pula nomor hotline Halo Kemkes di 1500-567 yang bisa dihubungi untuk mendapatkan informasi di bidang kesehatan, 24 jam.
Berita Terkait
-
BMKG Rilis Peringatan Dini Cuaca Ekstrem di Sejumlah Kota, dari Pekanbaru Hingga Banten
-
Sekjen PDIP Hasto Lari Pagi di Pekanbaru, Tekankan Pentingnya Kesehatan dan Semangati Anak Muda
-
Hari Kesehatan Jiwa Sedunia: Negara Kuat Dimulai dari Ketenangan Batin Warganya
-
Bikin Polri Tercoreng: Bripka A Polisi di Riau, Ternyata Otak Jaringan Sabu 1 Kg
-
Kronologis Intimidasi Suporter Terhadap Pelatih PSPS Pekanbaru dan Kurniawan Dwi Yulianto
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
4 Mobil Honda Bekas yang Nyaman Diajak Mudik, Asyik buat Jalan-jalan
-
Bupati Afni Protes Dana Transfer ke Daerah Siak Dipangkas 50 Persen
-
Perjuangan 2 Kakek Pensiunan di Riau Tuntut Keadilan hingga Mahkamah Agung
-
Pajak per Batang Sawit di Riau Bakal Dikaji Ulang: Karena Potensi Sangat Besar
-
25 Pejabat Baru Pemkot Pekanbaru Resmi Dilantik, Ini Daftar Namanya