SuaraRiau.id - Polisi hingga saat ini tengah berkoordinasi terkait kasus pembakaran bendera merah putih yang beberapa waktu lalu tersebar di media sosial (medsos). Aksi tak terpuji itu, disebar melalui akun medsos TikTok.
Terkait hal itu, Bareskrim Polri turun tangan dengan berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri, Interpol, hingga Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) untuk menelusuri keberadaan AK.
Karo Penmas Divisi Humas Mabes Polri, Brigjen Pol Rusdi Hartono menyampaikan bahwa pemilik akun Tiktok @Aldi662 yang mengunggah video tersebut merupakan pemuda 25 tahun asal Aceh berinsial AK.
Terbaru, AK diketahui terindentifikasi berada di Malaysia.
"Teridentifikasi pemilik akun tersebut atas nama AK berumur 25 tahun yang bertempat tinggal di Aceh. Sementara yang bersangkutan ini sedang bekerja di Malaysia," kata Rusdi Hartono dalam jumpa pers, Selasa (2/2/2021).
Rusdi juga menuturkan, pihaknya memastikan akan mengusut tuntas kasus tersebut.
"Karena ini menyangkut yurisdiksi Malaysia tentunya kami akan berkoordinasi dan tentunya juga Polri akan selesaikan masalah ini secara tepat dan tuntas," katanya.
Sebelumnya diberitakan, sebuah video TikTok menggambarkan seorang remaja membakar benda mirip bendera merah putih diunggah sebuah akun Instagram.
Dalam unggahan Jumat (29/1/2021) di akun @peristiwa_sekitar_kita, remaja menggunakan cairan diduga bensin membakar kain merah putih yang dipasang di sebuah tiang kayu.
"BOCAH SONG**** INI MAH / JANGAN ADA MATERAI DAN JAMINAN
Mungkin ada yang kenal.
Jangan mewek klo lu dicyduk!
Viralkan gaes biar bocah pe*** ini seger dicyduk oleh @divisihumaspolri @ccicpolri @puspentni," tulis caption akun yang mengunggah video itu.
Terlhat dengan sekejap, benda itu langsung habis terbakar disiram cairan diduga bensin. Video yang belum diketahui waktu dan tempat perekamannya direspons banyak warganet.
Hampir semua netizen, menyayangkan aksi tak terpuji pemuda itu. Warganet ramai-ramai mendesak Polri untuk segera menangkap pelakunya.
Berita Terkait
-
PNS Malaysia Dilarang Pakai Waze karena Punya Israel
-
Bareskrim Ungkap Modus Penyadapan Presiden Prabowo: Langgar Perkap dan Hilangkan Jejak
-
Listyo Sigit Jadi Tersangka, Polri Didesak Bongkar Dalang Penyadapan
-
Prabowo hingga Menteri Diduga Disadap, Yusril Sebut Belum Ada Indikasi Makar
-
Baru Ditetapkan Tersangka, Mantan Kapolri Listyo Sigit Prabowo Langsung Ditahan
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
- Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
- Margarito Kamis Jelaskan Isi Putusan MA, RI Tak Lagi Punya Wakil Presiden yang Sah?
Pilihan
-
Helikopter Penerbad Mi-17 Jatuh Saat Padamkan Karhutla di Pematang Limau, Dua Personel Hilang
-
Hanya Sebulan di Istana, Presiden Prabowo Pecat Listyo Sigit Prabowo
-
Tersandung Skandal Penyadapan, Prabowo Pecat Listyo Sigit dari KSP dan Tunjuk Letjen Ariyo Jadi Plt
-
Nusron Wahid Diperiksa KPK Terkait Suap HGB
-
Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu
Terkini
-
Polda Riau Didesak Usut Dugaan Herri Pras Lecehkan UAS dan Ustaz Adi Hidayat
-
KPK Soroti 8 Area Rawan Korupsi di Siak, Bupati Afni Diberi Waktu Tiga Bulan
-
Profil Irjen Ahrie Sonta, Kadivkum Polri Jadi Tersangka Kasus Penyadapan Presiden
-
Karhutla Picu 314 Ribu Kasus ISPA di Indonesia, Riau Catat 36.433 Kasus
-
Profil Herri Pras, Konten Kreator Dipolisikan usai Diduga Serang UAS dan UAH