SuaraRiau.id - Seorang siswa berusia 14 tahun nekat menarik pelatuk ke arah teman sekelasnya sendiri usai keduanya terlibat perselisihan soal tempat duduk.
Siswa sekolah menengah pertama di India ini menghabisi nyawa korban mengguna pistol milik pamannya.
Menyadur India Times, Jumat (1/1/2021), pelaku menembak temannya sendrii sebanyak tiga kali, yakni di bagian kepala, dada, dan perut.
Aksi pembunuhan ini terjadi di distrik Bulandshashr, negara bagian Uttar Pradesh pada Kamis (31/12/2020).
Sehari sebelumnya, pelaku dan korban yang merupakan siswa kelas sepuluh Soorajbhan Saraswati Vidya Mandir Inter College bertengkar lantaran berebut tempat duduk.
Begitu pulang ke rumah, bocah laki-laki itu diam-diam mengambil pistol kepunyaan pamannya.
Pistol itu lantas dibawa ke sekolah keesokan harinya dan ia gunakan untuk membunuh teman sekelasnya.
Korban yang diidentifikasi sebagai Tarzan, dinyatakan meninggal dunia dalam perjalanan ke rumah sakit.
Menurut polisi, pelaku sempat berupaya melarikan diri setelah melepaskan tembakan ke Tarzan. Tapi aksinya segera digagalkan oleh siswa dan guru lain.
Baca Juga: Ada Insentif Pemerintah India, Tata Nexon EV Jadi Mobil Listrik Idola
Insiden penembakan ini kontan membuat situasi sekolah kacau. Hari itu, Kepala Sekolah Prabhat Kumar Verma langsung menutup gerbang utama dan menelepon pihak kepolisian.
Keterangan polisi menyebut pihaknya telah menemukan revolver buatan luar negeri yang dipakai pelaku, tersimpan di dalam tasnya.
Paman pelaku, sambung polisi, yang merupakan seorang tentara tidak menyadari senjatanya hilang lantaran ia sedang cuti.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Belajar Bisnis Media di Chongqing, Bantu Branding Daerah lewat Influencer
-
Membuka Jalan untuk Difabel, PNM Hadirkan Pelatihan Vokasi Menuju Kemandirian
-
Minyak Sawit dan Kopi Indonesia Jadi Komoditi Paling Diminati di Chongqing
-
Cerita Robot-robot Tahan Ledakan Bikinan Anak Muda dari Chongqing
-
Makin Kuat Bersama Danantara, PNM Perluas Harapan bagi 23,1 Juta Pengusaha Ultramikro