SuaraRiau.id - Kehidupan keluarga Putri Anne dan Arya Saloka saat ini selalu jadi sorotan publik. Baru-baru ini, Putri Anne bercerita tentang pertumbuhan sang anak, Ibrahim dalam Instagram Stories.
Hal tersebut karena banyak pengguna media sosial yang menanyakan kepada Anne tentang makanan yang dikonsumsi Ibrahim ketika pagi hari.
Melalui berbagai video, wanita 30 tahun tersebut banyak mendapat pertanyaan tentang makanan yang dikonsumsi Ibrahim saat pagi.
Anne kemudian menjelaskan bahwa Ibrahim merupakan tipe anak yang susah mengkonsumsi nasi. Tapi beberapa hari terakhir, putra Anne mulai banyak mengkonsumsi makanan ketika melihat ibunya makan sambil duduk.
“Dari kecil itu Ibrahim sempat dudukin kalau makan, tapi beranjak besar penginnya lari-larian. Sekarang untuk makan berat dia ngikutin aku, duduk, nonton, ya sudah dia duduk di sebelah aku untuk nonton dan makan,” kata Putri Anne dikutip dari Hops.id--jaringan Suara.com, Rabu (30/12/2020).
Warganet nyinyir
Tapi ada saat dimana Ibrahim sangat sulit untuk diajak makan hingga Anne merasa pusing dan meminta bantuan kepada kakak dan temannya. Anne menyadari bahwa banyak ibu yang berusaha untuk membentuk postur tubuh anak Indonesia lebih ideal karena komentar netizen.
“Kemarin gue sampai nelepon kakak nangis-nangis sampai bilang 'kepala gue pusing banget dia (Ibrahim) enggak mau makan apa-apa', sampai telepon teman juga dia bilang 'ini kayaknya salah satu obsesi ibu-ibu',” ujarnya.
Pasalnya, warganet sering mengomentari tubuh anak-anak karena tidak sesuai dengan standar pada umumnya. Putri Anne pun merasa geram karena hal tersebut.
“Mamang kita di negara sini anaknya gemuk komen, anaknya kurus komen, anaknya kecil badannya komen, jadi di otak kita 'anak gue harus mencukupi tinggi pas, gendut pas, kurus pas' padahal sebenarnya enggak tiap anak beda-beda,” ungkapnya.
Padahal menurut pemeran Tukang Ojek Pengkolan itu, setiap ibu memiliki caranya sendiri agar sang anak tumbuh dengan sehat sesuai dengan kebutuhan masing-masing. Putri Anne pun meminta para netizen untuk lebih bijak dalam berkomentar.
“Tiap ibu juga beda-beda, kebutuhan kita untuk kasih dia makan kek dan lain-lain juga beda. Jadi please mengerti gitu jangan judging kita kayak 'ih anaknya kecil ya, ih anaknya gendut ya, ih anaknya' berisik lu udah lu dulu punya anak urusin dulu lah. Atau enggak lu coba aja sendiri kasih makan bisa enggak, gampang enggak, ternyata kan emang susah,” ujar Putri Anne.
Berita Terkait
-
Arya Saloka Terang-terangan Goda Yasmin Napper di Medsos, Warganet Auto Heboh
-
Balik Main Sinetron, Arya Saloka Pilih Sutradara dan Penulis Sendiri
-
Arya Saloka Akui Trauma Pernikahan, Pilih Rukiah untuk Sembuhkan Luka
-
Arya Saloka Resmi Gabung Film Dilan ITB 1997, Perannya Jadi Sorotan Publik
-
Gabung Ariel NOAH, Raline Shah hingga Arya Saloka Dikabarkan Bintangi Film Dilan ITB 1997
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
Terkini
-
Dana Rp62 Miliar Dikucurkan untuk Program Beasiswa Mahasiswa di Riau
-
Promo Indomaret 7-13 Mei 2026, Diskon hingga 30 Persen Kebutuhan Rumah Tangga
-
Penjelasan Polres Terkait Heboh Pembakaran Rumah Bandar Narkoba di Rokan Hulu
-
Geger Warga Lawan Narkoba, usai Rohil Kini Rumah Bandar Sabu di Rohul Dibakar
-
Klaim sebagai Amanah, Status Daerah Istimewa Riau Terus Diperjuangkan